Mobil Tak Sesuai Janji, Wali Kota Risma Kecewa Berat

Baca Juga

MATA INDONESIA, SURABAYA – Tidak memperoleh mobil laboratorium tes Covid19 sesuai janji, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kecewa berat dan kalang kabut mencarinya. Padahal, dia mengaku meminta langsung mobil itu kepada Ketua Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Doni Monardo.

Dia bahkan langsung melakukan komunikasi telepon dengan Doni dan mengadukan mobil yang tidak sampai Kota Surabaya.

Doni pun menyanggupi mengirim mobil laboratorium lagi dan akan mempercepat proses pengirimannya.

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya Febria Rachmanita menjelaskan sebetulnya Kamis 28 Mei 2020, Surabaya akan menerima bantuan mobil laboratorium itu.

Awalnya, untuk pasien yang menjalani karantina di Hotel Asrama Haji dan Dupak Masigit untuk memeriksa warga Krembangan Selatan.

Febria menegaskan kedua mobil yang dikirim dari Jakarta sudah ditentukan titik-titik pemanfaatannya. Pada setiap titik disiapkan 200 pengetesan melalui swab.

Namun, jadwal diundur pukul 13.00 WIB karena mobil dialihkan ke Rumah Sakit Unair. Para pasien yang ingin test disiapkan sejak pukul 12.30 WIB dengan mengikuti protokol kesehatan.

Mobil laboratorium itu ternyata baru datang pukul 18.30 WIB. Selain ke Universitas Airlangga, mobil tersebut dibawa ke daerah lain yang tidak disebutkan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Beasiswa Otsus, Jembatan Emas Generasi Papua Menuju Masa Depan Gemilang

Oleh : Natael Pigai )* Beasiswa Otonomi Khusus menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangunmasa depan Papua yang lebih cerah dan berdaya saing. Di tengah tantangangeografis, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses pendidikan yang masihdirasakan di sejumlah wilayah, kehadiran beasiswa Otsus menjadi jembatan emas yang menghubungkan generasi muda Papua dengan kesempatan belajar yang lebih luas. Program ini tidak sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untukmencetak sumber daya manusia Papua yang unggul, percaya diri, dan mampuberkontribusi nyata bagi kemajuan daerahnya. Esensi utama dari Otsus di bidang pendidikan adalah afirmasi yang berpihak pada Orang Asli Papua agar memperoleh peluang setara dengan daerah lain. Melaluibeasiswa Otsus, banyak pelajar Papua mendapat akses ke perguruan tinggi berkualitasdi dalam dan luar negeri. Kesempatan tersebut memperluas wawasan, membentukkarakter kepemimpinan, serta menumbuhkan jejaring global yang kelak bermanfaatbagi pembangunan Papua. Pendidikan menjadi jalur strategis untuk memutus rantaikemiskinan struktural sekaligus membuka mobilitas sosial yang lebih luas. Kisah para penerima beasiswa Otsus memperlihatkan dampak konkret dari kebijakanini. Cecilia Novani Mehue merupakan salah satu contoh bagaimana program afirmasipendidikan mampu mengubah arah hidup generasi muda Papua. Dengan latarbelakang keluarga sederhana, ia menempuh pendidikan sarjana dan magister di Amerika Serikat selama bertahun-tahun melalui dukungan beasiswa Otsus....
- Advertisement -

Baca berita yang ini