Bikin Ngiler! Ini Menu Khas Berbuka Puasa di Berbagai Negara

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Indonesia memiliki berbagai macam hidangan untuk berbuka puasa. Namun, tahukah Anda, beberapa negara di dunia juga memiliki hidangan khas yang tak kalah lezatnya untuk berbuka puasa.

Seperti apa lezatnya hidangan Ramadan dari berbagai negara di dunia? Berikut menu dan negaranya:

  1. Hyderabadi Haleem – India

Haleem merupakan salah satu kuliner yang sangat digemari di India. Selain populer di kala Ramadan, Hyderabadi haleem juga biasa disajikan di pesta-pesta pernikahan.

Makanan yang biasa disantap untuk buka puasa ini berupa rebusan yang terdiri dari daging, lentil, dan gandum tumbuk yang dibuat menjadi pasta kental. Salah satu variasi haleem yang paling khas adalah Hyderabadi haleem. Hidangan yang aslinya berasal dari Arab ini dibawa ke Hyderabad oleh orang Chaush selama pemerintahan Nizam.

  1. Nasi Jollof – Nigeria

Nigeria merupakan tuan rumah komunitas muslim terbesar di Afrika Barat. Tradisi buka puasa di negara ini cukup kental, dengan kuliner khas Afrika dan Timur Tengah menjadi primadona di setiap Ramadan.

Salah satu makanan khas yang sering muncul saat Ramadan di Nigeria adalah nasi jollof. Bisa dibilang, nasi jollof adalah paella-nya Afrika Barat. Disebut juga benachin, nasi jollof dimasak dalam kuali besar, dengan bumbu tomat, cabai dan aneka jenis lauk.

  1. Bubur Lambuk – Malaysia

Bubur lambuk bisa disebut hidangan wajib saat Ramadan di Malaysia. Menurut Discover Malaysia, hidangan ini terbuat dari beras, potongan daging, santan, dan rempah-rempah yang beragam.

Biasanya bubur lambuk disajikan untuk buka puasa bersama di masjid atau di rumah bersama keluarga. Para pedagang di pasar Ramadan pun banyak yang menjajakan makanan ini.

  1. Iftariyelik Tabagi – Turki

Iftariyelik tabagi berarti ‘piring iftar’, meliputi makanan-makanan kecil yang disajikan dalam piring untuk buka puasa bersama.

Sepiring iftariyelik tabagi biasanya berisi kurma, zaitun, keju, pastrma, sujuk, roti pide, dan berbagai varian kue yang disebut borek.

  1. Kolak Ayam – Indonesia

Ini bukan kolak biasa karena tidak terbuat dari pisang, labu, atau ketela. Kolak ini terbuat dari ayam, gula merah, jintan, daun bawang, dan santan kelapa.

Makanan ini merupakan kuliner khusus Ramadan di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Kolak ayam merupakan bagian dari tradisi yang resepnya sudah berusia ratusan tahun.

Kolak ayam selalu disiapkan di area Masjid Jami’ Sunan Dalem pada 22 atau malam 23 Ramadhan untuk disantap bersama warga saat buka puasa. Metode memasaknya harus menggunakan cara tradisional. Juru masaknya pun harus laki-laki.

  1. Zalabiya – Yaman

Zalabiya atau zulbia merupakan panganan manis yang cukup populer di Asia Selatan, Asia Barat, dan Afrika Utara. Makanan ini biasa dijadikan takjil untuk buka puasa di Yaman.

Masih bersaudara dengan jalebi yang populer di India dan negara-negara tetangganya, zalabiya dibuat dari adonan tepung, telur, dan susu. Setelah digoreng, zalabiya dibaluri gula cair.

  1. Kilele – Mesir

Kilele adalah sejenis buah kaktus yang bisa dimakan. Bentuknya mirip dengan buah naga, tetapi berukuran lebih kecil. Kilele cukup populer sebagai buah takjil untuk buka puasa di Mesir. Pada saat bulan Ramadan, buah ini biasa dijajakan di pinggir jalan atau pasar.

2 KOMENTAR

  1. Terima kasih M’news. Artikel ini sangat menarik dan bermanfaat. Karena artikel ini, wawasan saya jadi bertambah soal makanan yang populer saat bulan Ramadan di berbagai negara dan tak tetap menyajikan makanan khas negeri kita sendiri. Selain itu, saya juga jadi tertarik ingin mencicipi makanan dari negara lain saat bulan Ramadan. Semoga suatu hari bisa mencicipi menu – menu yang disebutkan dalam artikel ini. #KomenPositif

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Beasiswa Otsus, Jembatan Emas Generasi Papua Menuju Masa Depan Gemilang

Oleh : Natael Pigai )* Beasiswa Otonomi Khusus menjadi salah satu instrumen strategis dalam membangunmasa depan Papua yang lebih cerah dan berdaya saing. Di tengah tantangangeografis, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan akses pendidikan yang masihdirasakan di sejumlah wilayah, kehadiran beasiswa Otsus menjadi jembatan emas yang menghubungkan generasi muda Papua dengan kesempatan belajar yang lebih luas. Program ini tidak sekadar bantuan finansial, melainkan investasi jangka panjang untukmencetak sumber daya manusia Papua yang unggul, percaya diri, dan mampuberkontribusi nyata bagi kemajuan daerahnya. Esensi utama dari Otsus di bidang pendidikan adalah afirmasi yang berpihak pada Orang Asli Papua agar memperoleh peluang setara dengan daerah lain. Melaluibeasiswa Otsus, banyak pelajar Papua mendapat akses ke perguruan tinggi berkualitasdi dalam dan luar negeri. Kesempatan tersebut memperluas wawasan, membentukkarakter kepemimpinan, serta menumbuhkan jejaring global yang kelak bermanfaatbagi pembangunan Papua. Pendidikan menjadi jalur strategis untuk memutus rantaikemiskinan struktural sekaligus membuka mobilitas sosial yang lebih luas. Kisah para penerima beasiswa Otsus memperlihatkan dampak konkret dari kebijakanini. Cecilia Novani Mehue merupakan salah satu contoh bagaimana program afirmasipendidikan mampu mengubah arah hidup generasi muda Papua. Dengan latarbelakang keluarga sederhana, ia menempuh pendidikan sarjana dan magister di Amerika Serikat selama bertahun-tahun melalui dukungan beasiswa Otsus....
- Advertisement -

Baca berita yang ini