Film AADC Hadir di Netflix, Ini Ulasan Singkatnya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ada kabar gembira bagi para penggemar film Ada Apa dengan Cinta? (AADC). Film ini bakal diputar lewat paltform Netflix di akhir pekan ini.

Tentu dengan penayangan film garapan Rudy Soedjarwo ini, maka bisa mengobati rasa rindu para penggemarnya untuk melihat lagi akting Nicholas Saputra dan Dian Sastro.

Film ini mengangkat tema sederhana yakni kisah cinta anak SMA, namun mengena di hati. Dalam film tersebut Dian Sastro berperan sebagai Cinta. Sementara Nicholas Saputra sebagai Rangga.

Sinopsis film Ada Apa dengan Cinta diawali dengan cerita Cinta yang langganan juara lomba bikin puisi di sekolahnya.

Nah, cerita dimulai ketika Cinta dinyatakan kalah dari lomba tersebut. Pemenang lomba adalah Rangga, seorang siswa yang lebih suka menyendiri ketimbang berkumpul bersama teman.

Cinta kemudian berniat mewawancara Rangga sebagai pemenang lomba puisi. Tapi Rangga menolak karena merasa tak pernah melombakan puisi buatannya. Cinta kesal dengan sikap angkuh Rangga.

Di sisi lain, Cinta mulai menyukai sosok Rangga karena sama-sama tertarik dengan dunia sastra. Hal itu dirasakan Cinta setelah tak sengaja menemukan buku milik Rangga.

Cinta kemudian mengembalikan buku tersebut saat Rangga kebingungan mencarinya. Rangga pun berterima kasih dan sejak saat itu hubungan mereka makin dekat. Awal kedekatan mereka justru jadi tanda konflik film ini dimulai.

Ya, kehadiran Rangga dalam hidupnya dirasakan Cinta malah membuat hubungannya dengan teman-teman di gengnya merenggang. Dia bingung harus memilih teman atau Rangga.

Selengkapnya bisa nonton sendiri ya…

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini