Wajib Tahu! Jenazah Pasien Corona Tak Berbahaya, Tapi …

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penolakan pemakamaman atas jenazah seorang perawat di Semarang sangat disayangkan oleh Dokter Hermawan Saputra. Anggota Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) ini mengatakan, penolakan tersebut disebabkan karena masyarakat kurang paham tentang wabah corona (covid-19) dan cara penyebarannya.

Hermawan pun menjelaskan bahwa sebenarnya jenazah yang terinfeksi covid-19, sama sekali tidak berbahaya. Lantaran mekanisme penguburannya mengikuti protokol berlapis yang disarankan WHO. Di mana sudah dilapisi balsam, kain kafan, plastik dan peti mayat.

“Virus corona akan ikut mati, saat manusia yang menjadi inangnya meninggal. Jadi tak perlu ada lagi kekhawatiran yang berlebihan atau alasan penolakan atas jenazah tersebut,” ujarnya kepada Mata Indonesia, Senin 13 April 2020.

Hermawan pun menganjurkan agar pemerintah tak jemu-jemu mengedukasi masyarakat soal hal ini. Selain itu, perlu ada koordinasi dengan pihak kepolisian untuk mencegah beredarnya informasi yang salah tentang corona.

“Pihak kepolisian dan aparatur desa perlu melakukan pengawasan agar kejadian serupa tak terulang lagi ke depan. Namun harus tetap waspada dan jaga jarak saat melakukan pemakaman jenazah,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kolaborasi Global Diperkuat, Pemerintah Kejar Swasembada Energi

Oleh: Lestari Safiya )*Pemerintah memperkuat kolaborasi global sebagai strategi utama dalammempercepat terwujudnya swasembada energi nasional. Pemerintahmenempatkan kerja sama internasional sebagai instrumen penting untukmenghadapi ketidakpastian pasokan energi dunia sekaligus menjagastabilitas energi domestik.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mendorongpenguatan kolaborasi antarnegara dalam forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business di Tokyo. Bahlil menilai bahwa kerjasama yang saling menguntungkan menjadi fondasi dalam menjagaketahanan energi kawasan Indo-Pasifik di tengah meningkatnya tekanangeopolitik.Forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business dimanfaatkan Indonesia untuk mempertegas peran strategis dalammenjaga keseimbangan pasokan energi global. Forum tersebut menjadiwadah konsolidasi antarnegara dalam merumuskan langkah kolektifmenghadapi tantangan energi yang semakin kompleks.Indonesia menunjukkan kontribusi nyata melalui ekspor energi dalamskala besar ke berbagai negara. Indonesia mengirimkan liquefied natural gas serta memasok batu bara dalam jumlah signifikan, sehingga turutmenopang stabilitas pasokan energi global.Pemerintah memanfaatkan posisi strategis tersebut untuk memperluaskemitraan internasional yang berorientasi pada kepentingan nasional. Pemerintah menilai kekuatan sebagai pemasok energi menjadi modal penting dalam memperkuat daya tawar diplomasi energi Indonesia.Pemerintah tetap menempatkan kepentingan domestik sebagai prioritasutama dalam setiap kerja sama internasional. Pemerintah menyiapkanlangkah antisipatif melalui optimalisasi sumber daya energi dalam negeriapabila kebutuhan nasional tidak dapat sepenuhnya dipenuhi melaluikerja sama global.Pemerintah mendorong pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis crude...
- Advertisement -

Baca berita yang ini