Keren! Begini 6 Cara Kucing Isyaratkan Sesuatu Lewat Ekornya

Baca Juga

MATA INDONESIA , JAKARTA – Kucing merupakan hewan yang menggemaskan bagi manusia. Kucing memang sulit untuk mengungkapkan perasaan kepada manusia. Namun, tanpa disadari kucing kerap mengungkapkan atau mengisyaratkan sesuatu melalui ekornya.

Oleh karena itu, untuk para pecinta kucing, berikut adalah isayarat kucing yang perlu diketahui.

1. Merasa bahagia
Jika tidak mengerti yang maksud kucing peliharaan Anda, lihatlah dari pergerakan ekornya. Apabila ekor kucing lurus ke atas berarti menandakan bahwa ia sedang merasa bahagia, percaya diri, merasa nyaman dengan lingkungannya, dan adanya keinginan untuk bersikap ramah dan interaktif.

2. Tanda-tanda sakit
Jika Anda melihat kucing tidak kuat untuk megibas-ngibaskan ekornya, maka bisa jadi itu menjadi tanda-tanda sakit. Gejala yang penting lainnya adalah bisa dilihat dari perubahan warna, pendarahan, atau bekas gigitan pada kucing. Ketika sudah mengetahuinya, segerakan kucing Anda dibawa ke dokter hewan untuk diperiksa.

3. Bersiap untuk menerkam sesuatu
Pernahkah Anda memperhatikan ketika kucing sedang menatap sesuatu yang bergerak, maka ekornya akan bergerak melambat?

Menurut Media The Readers, jika melihat ekor kucing Anda seperti itu maka tandanya ia sedang bersiap untuk melakukan gerakan fisik atau ingin menerkam sesuatu, misalnya melihat tikus yang sedang bergerak.

4. Waktunya bermain
Ketika kucing menghampiri Anda dengan melengkungkan ekornya hingga ujungnya menyerupai tanda taya, maka tandanya mengisyaratkan untuk mengajak bermain. Jika ada waktu luang, kucing akan memanfaat suasana hati mereka untuk mengajak bermain pemiliknya.

5. Sedang tidur
Pernahkah melihat kucing sedang tertidur? Jika pernah, perhatikanlah bagaimana posisi ekor kucing tersebut. Kucing akan menyelipkan ekor ke bawah wajahnya ketika sedang tidur. Kucing termasuk hewan crepuskuler, artinya hewan yang paling aktif di antara senja dan fajar. Kucing bisa tidur selama 12 hinga 16 jam dalam sehari.

6. Mundur!
Kucing yang mengarahkan ekornya ke bawah artinya memberitahu Anda untuk mundur. Biasanya itu menunjukkan reaktivitas atau suasana hati yang agresif perilaku kucing tersebut. Namun, tidak semua kucing seperti itu, karena kucing Persia memiliki ekor yang rendah. Dalam hal ini tidak boleh disamakan dengan perilaku reakif kucing pada umumnya.
(Fitria Nur Rahmawati)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini