Heboh, Hotman Paris Berada Dalam Saf Saat Kiai NU Salat di Tebuireng

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bukan hanya santri dan umat Islam yang memiliki kedekatan dengan almarhum Solahuddin Wahid atau Gus Solah, pengacara papan atas Hotman Paris Hutapea tidak terkecuali. Dia bahkan mengunggah fotonya bertakziah di Pesantren Tebuireng menyambut kedatangan jenazah adik Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu.

Hal yang menarik adalah Hotman duduk di belakang deretan kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) yang sedang salat. Dia tampak bersila dengan suguhan sekadarnya dan memandangi para kiai tersebut sedang sujud.

“Netizen jangan nyinyir dulu, sebelum jenazah Gus Solah tiba para kiai salah Dzuhur di rumah peninggalan pendiri NU Hasyim As’ary. Hotman dikasi makan minum tapi harus duduk tenang jadi anak baik!! Muka polos ya,” ujarnya melalui akun instagram @hotmanparisofficial yang dilihat Selasa 4 Februari 2020.

Sebelum di Tebuireng, Hotman sebenarnya sedang berada di Bali, namun dia langsung terbang ke pesantren tersebut mendengar Gus Solah akan dimakamkan.

Hotman mengaku sangat kehilangan dengan wafatnya adik Gus Dur tersebut. Dia dinilai sebagai tokoh yang menyintai perbedaan

Pengacara kondang tersebut mengaku sangat dekat setelah puluhan tahun lalu berkenalan dengan Gus Solah. Bahkan Hotman senang diberi nama ‘Gus’ oleh almarhum. “Gelar Gus Hotman beliau yang kasih,” ujar Hotman.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Prabowo dan Agenda Antisipasi Super El Nino demi Melindungi Petani serta Rakyat

Oleh : Ricky RinaldiPerubahan iklim menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi berbagainegara, termasuk Indonesia. Fenomena cuaca ekstrem seperti El Nino berpotensimemicu musim kemarau yang lebih panjang, meningkatkan risiko kekeringan, mengurangi produktivitas pertanian, serta memengaruhi ketersediaan pangannasional. Ancaman tersebut tidak hanya berdampak pada petani sebagai produsenpangan, tetapi juga dapat memengaruhi stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Oleh karena itu, kesiapsiagaan pemerintah dalam mengantisipasi potensi Super El Nino menjadi langkah strategis untuk melindungi petani sekaligus menjagaketahanan pangan nasional.Ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi utama pembangunan nasional. Ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan terjangkau menjadi kebutuhan dasaryang harus dijaga di tengah berbagai tantangan global, termasuk perubahan iklim. Pengalaman menghadapi El Nino pada tahun-tahun sebelumnya memberikanpelajaran bahwa antisipasi sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan penangananketika dampaknya telah meluas. Karena itu, berbagai langkah mitigasi terusdiperkuat agar sektor pertanian tetap mampu berproduksi meskipun menghadapikondisi cuaca yang tidak menentu.Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadikan ketahanan pangansebagai salah satu prioritas utama pemerintahannya. Menghadapi potensi fenomenaSuper El Nino yang diperkirakan dapat memengaruhi musim kemarau di Indonesia, Presiden memanggil jajaran terkait untuk memastikan kesiapan nasional, mulai darikecukupan cadangan pangan, penguatan infrastruktur pertanian, hingga langkah-langkah antisipatif bagi petani. Pemerintah menegaskan bahwa kesiapan tersebutmerupakan bagian dari strategi untuk memastikan masyarakat tetap memperolehakses pangan yang cukup meskipun menghadapi tantangan iklim ekstrem.Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini