Bingung Mau Kemana? 5 Tempat Wisata di Jabodetabek Ini Bisa Buat Kamu Relax

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Akhir pekan adalah hari yang paling ditunggu semua orang, setelah merasakan penat melakukan kegiatan dari Senin hingga Jumat, saatnya kamu menikmati hari libur untuk kumpul bersama orang-orang tersayang.

Di akhir pekan kamu bisa mengajak keluarga untuk menikmati tempat wisata yang nyaman dan aman, apalagi jika ada tempat wisata murah meriah yang akan membuat kamu bisa melepas penat.

Inilah daftar rekomendasi tempat wisata di Jabodetabek yang wajib dikunjungi bersama keluarga. Cekidot!

1. Hutan Kota Depok

Depok cukup beruntung karena memiliki hutan kota yang cukup luas. Berada di dalam area Universitas Indonesia yang membentang antara Depok dan Jakarta Selatan. Luas area ini sebesar 320 Hektar, dan 75 persen wilayah UI bisa dikatakan adalah area hijau berwujud hutan kota yang di dalamnya terdapat 6 danau alam.

Bagi anda yang akhir pekan ingin menikmati penghijauan, kamu bisa datang ke wilayah ini bersama keluargamu. Tempat ini sangat cocok dijadikan sebagai tempat jogging, camping, serta sangat cocok untuk diskusi bersama, karena udaranya yang sangat segar apalagi dipinggiran danau. Kamu bisa merasa relax dan tenang ketika melihat penghijauan.

Hutan Kota Universitas Indonesia, Depok. (Foto: Istimewa)

Biasanya pada minggu pagi dijadikan sebagai tempat car free day oleh warga Depok. Untuk bisa memasuki area ini, Anda bisa masuk dengan gratis, hanya saja untuk hari minggu, wilayah Universitas ini dibuka pukul 09.00 WIB.

Hanya saja jika anda ingin menyewa sepeda yang sudah disediakan di are ini, kamu harus membayar sebesar Rp10.000/jam-nya.

2. Taman Anggrek Ragunan

Taman anggrek yang berada di Jl.Kebagusan Raya, Jakarta Selatan ini sangat dekat dengan Kebun Binatang Ragunan, hanya berjarak 500 meter saja. Di dalam Taman Anggrek Ragunan, terdapat puluhan pedagang yang menjual tanaman khas Indonesia ini.

Taman Anggrek Ragunan. (Foto: Istimewa)

Taman ini sangat cocok bagi kamu dan keluarga untuk menghabiskan akhir pekan menikmati indahnya Anggrek. Tak hanya itu, kamu juga bisa mencari inspirasi untuk menghiasi rumah agar tidak terlihat gersang. Kamu bisa berunding dengan keluarga untuk menghiasi rumah dengan Bunga Anggrek.

Untuk tiket masuk taman yang buka selama 24 jam ini, Anda hanya perlu membayar sebesar 1.000 rupiah/orang. Namun jika ingin membeli Bunga Anggrek, kamu bisa membelinya dengan harga mulai dari 25.000 rupiah untuk satu tanaman

3. Setu Babakan Kampung Betawi

Setu Babakan Kampung Betawi ini merupakan objek wisata dengan suasana khas budaya Betawi asli. Perkampungan ini dianggap masih mempertahankan dan melestarikan budaya khas Betawi. Seperti bangunan, dialek bahasa, seni tari, seni musik, dan seni drama.

Wisatawan yang berkunjung di Kawasan ini tidak dikenai biaya tiket masuk. Pengunjung hanya dikenakan tarif parkir kendaraan berkisar 2.000 hingga 5.000 rupiah.

Kamu bisa mengajak keluarga untuk berwisata ditempat ini sambil mengenalkan budaya Betawi.

Kampung Betawi di Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan. (Foto: Istimewa)

Dengan luas sebesar 3,2 Hektar, tempat ini mempunyai keindahan tersendiri dengan seni dan adat yang masih kental. Tempat ini dilengkapi dengan museum sejarah dan purbakala. Selain itu terdapat juga gedung teater dan gedung modern bernuansa Betawi.

Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan terletak di Jl. Moch. Kahfi II RT 009 / RW 008, Kel. Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan.

4. Curug Parigi

Bekasi tidak hanya terkenal sebagai Kota Wisata Belanja, namun di Bekasi ternyata ada arir terjunnya juga lho! Curug Parigi terletak di perbatasan Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi, tepatnya di Jalan Pangkalan 5, Kampung Parigi, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Curug Parigi. (Foto: Istimewa)

Air terjun tersebut tampak seperti Air Terjun Niagara versi mini yang terkenal di perbatasan Kanada dan Amerika Serikat. Suara percikan air terjun yang mengalir deras, dengan pemandangan alam terbentang hijau yang mengelilinginya akan membuat anda semakin terkagum-kagum atas ciptaan yang Maha Kuasa.

Untuk bisa masuk ke sana, kamu akan diberikan selembar kertas yang berisi biaya masuk mobil sebesar Rp 10.000, motor Rp 5.000, dan sepeda Rp 2.000.

5. Monumen Nasional

Tempat wisata yang menjadi ikon Jakarta ini setiap harinya ramai pengunjung baik dari dalam maupun luar Jabodetabek.

Berada di pusat kota, Monas menjadi tempat wajib yang harus dikunjung bagi Anda yang datang dari luar kota. Tempat wisata yang berada tepat di belakang Stasiun Gambir ini sangat cocok untuk dijadikan tempat berkumpul bersama keluarga, tempatnya yang luas dan pemandangannya yang indah, menjadikan monas semakin digemari. Monas buka dari pukul 08.00 WIB – 10.00 WIB.

Apalagi jika dilihat dari tiket masuk Monumen Nasional yang terbilang murah. Dikutip dari akun resmi @monumen.nasional, tiket masuk ke cawan Monumen Nasional sebesar 2.000 hingga 5.000 Rupiah, sedangkan untuk bisa naik ke puncak dikenakan biaya sebesar 4.000 hingga 15.000 Rupiah.

View this post on Instagram

Hallo Sahabat Monas, Kita Ada Info Tentang Harga Tiket Masuk Tugu Monas, Di simak yah. ▪ Dewasa : Rp. 5.000 Anak/ Pelajar : Rp. 2.000 Mahasiswa : Rp. 3.000 Hanya Sampai Ruang Museum, Ruang Kemerdekaan dan Pelataran Cawan ▪ Dewasa : Rp. 15.000 Anak/ Pelajar : Rp. 4.000 Mahasiswa : Rp. 8.000 Sampai Pelataran Puncak dan Sudah Termasuk Museum Sejarah Nasional, Ruang Kemerdekaan dan Pelataran Cawan. ▪ Untuk Rombongan minimal 30 Orang dapat diskon 25% ( bayar di tempat ) #Masuk Menggunakan Kartu Jakcard Harga kartu : 15.000 Saldo Awal : 20.000 Total harga kartu perdana Jakcard 35.000 ▪ # Bagi Mahasiswa Mohon Menunjukan Kartu Tanda Mahasiswa Kepada Petugas Loket dan Taping # ▪ Bagi Lansia (umur 60th ke Atas), penyandang Disabilitas BerKTP DKI Jakarta, dan Pemegang KJP Masuk GRATIS hanya sampai Museum Sejarah Nasional, Ruang Kemerdekaan, Dan Pelataran Cawan (WAJIB MENUNJUKAN KTP DKI) ▪ Waktu Kunjungan Tugu Monas Selasa – Minggu Pukul 08.00 – 21.00 WIB ( Senin TUTUP KECUALI Hari Libur Nasional atau Tanggal Merah Jatuh Pada Hari Senin Monas Tetap Buka )

A post shared by Monumen Nasional (Monas) (@monumen.nasional) on

(Mila)

Berita Terbaru

Taklimat Presiden Tegaskan Diplomasi Energi, Pemerintah Jaga Kedaulatan Pangan dan Stabilitas Harga BBM

Oleh: Arya Satrya WibisonoDi tengah dinamika global yang semakin tidak menentu, pemerintah terus mempertegas arahkebijakan nasional untuk memastikan ketahanan energi dan pangan tetap terjaga. Salah satu buktikonkret dari ketahanan tersebut tercermin pada kebijakan pemerintah yang tetap menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah gejolak ekonomi global dan fluktuasi hargaenergi dunia. Langkah ini tidak hanya menunjukkan kapasitas negara dalam mengelola sektorenergi secara efektif, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam melindungi daya belimasyarakat serta menjaga stabilitas sektor pangan yang sangat bergantung pada distribusi danbiaya logistik. Dalam konteks ini, kebijakan pengendalian harga BBM menjadi bagian integral dari strategi besar pemerintah untuk meredam dampak krisis global sekaligus memperkuatfondasi kemandirian nasional.Dalam arahannya, Presiden menggarisbawahi bahwa pangan, energi, dan air merupakan tigapilar utama yang menentukan keselamatan suatu bangsa. Pandangan ini, sebagaimanadisampaikannya, telah lama diyakini dan diperjuangkan, bahkan sejalan dengan proyeksi global yang disusun oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam kerangka Sustainable Development Goals. Dengan demikian, langkah pemerintah dalam memperkuat ketahanan di ketiga sektor tersebuttidak hanya berbasis pada kebutuhan domestik, tetapi juga merujuk pada agenda pembangunanglobal yang telah mengantisipasi potensi krisis multidimensi.Taklimat yang disampaikan langsung kepada para menteri, wakil menteri, hingga pejabat eselonI menjadi momentum penting dalam menyatukan persepsi seluruh elemen pemerintahan. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan memiliki arah yang selaras, terutama dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Di sektor energi, pemerintah menunjukkan langkah konkret melalui penguatan diplomasi dengannegara-negara sahabat. Presiden mengindikasikan bahwa kunjungan luar negeri yang dilakukannya bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari strategi untukmengamankan pasokan energi nasional, khususnya minyak. Dalam situasi geopolitik yang penuhketidakpastian, pendekatan diplomasi aktif dinilai menjadi instrumen penting untuk menjagastabilitas energi dalam negeri.Diplomasi energi ini mencerminkan kesadaran pemerintah bahwa ketahanan energi tidak dapatsepenuhnya bergantung pada sumber daya domestik. Dibutuhkan jejaring kerja samainternasional yang kuat untuk memastikan keberlanjutan pasokan, sekaligus membuka peluanginvestasi dan transfer teknologi di sektor energi. Kunjungan ke berbagai negara, termasuk di kawasan Asia Timur, menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam peta energiglobal.Di tengah gejolak harga energi dunia yang fluktuatif, pemerintah juga dinilai berhasil menjagastabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kebijakan ini mencerminkankeberpihakan pada daya beli masyarakat sekaligus menunjukkan kapasitas negara dalammeredam dampak langsung dari tekanan eksternal. Stabilitas harga BBM menjadi indikatorpenting bahwa strategi pengelolaan energi nasional berjalan efektif di tengah tekanan global yang tidak ringan.Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kombinasi kebijakan fiskal, penguatan subsidi yang tepat sasaran, serta hasil dari diplomasi energi yang memastikan pasokan tetap aman. Pemerintahsecara tidak langsung menunjukkan bahwa kendali terhadap sektor energi mampu dijaga denganbaik, sehingga gejolak global tidak serta-merta diteruskan ke masyarakat. Namun demikian, pemerintah tidak mengabaikan penguatan kapasitas dalam negeri. Upayamenuju swasembada energi terus didorong melalui berbagai program strategis, termasukoptimalisasi sumber daya alam dan pengembangan energi terbarukan. Langkah ini menunjukkanbahwa diplomasi internasional berjalan beriringan dengan penguatan fondasi domestik, sehinggaIndonesia memiliki ketahanan yang lebih kokoh dalam jangka panjang.Di sektor pangan, pemerintah juga menempatkan swasembada sebagai prioritas utama. Presidenmengisyaratkan bahwa upaya ini telah lama menjadi bagian dari gagasan besar yang kinidiwujudkan melalui program-program konkret. Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan denganketersediaan produksi, tetapi juga distribusi, aksesibilitas, serta stabilitas harga yang harus dijagasecara berkelanjutan.Sementara itu, sektor air sebagai salah satu pilar penting dinilai memiliki potensi besar di Indonesia. Pemerintah melihat bahwa secara umum ketersediaan air masih relatif mencukupi, meskipun terdapat tantangan di beberapa wilayah, khususnya di Indonesia timur. Permasalahanutama lebih banyak terletak pada aspek pengelolaan dan kerusakan lingkungan, sepertideforestasi yang berdampak pada berkurangnya daya serap air.Dalam perspektif ini, pemerintah menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungansebagai bagian integral dari strategi ketahanan nasional. Pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan menjadi kunci untuk memastikan bahwa potensi yang dimiliki Indonesia dapatdimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan generasi mendatang. Dengan pendekatan yang tepat, tantangan terkait ketersediaan air diyakini dapat diatasi.Lebih jauh, taklimat Presiden juga menjadi ruang untuk menyampaikan optimisme terhadapmasa depan Indonesia. Pemerintah meyakini bahwa di tengah berbagai krisis global, Indonesia justru memiliki peluang untuk tampil sebagai negara yang relatif stabil dan tangguh. Keyakinanini didasarkan pada kekayaan sumber daya alam, posisi geopolitik yang strategis, serta kebijakanyang diarahkan pada penguatan kemandirian nasional.Pendekatan yang mengombinasikan penguatan domestik dan diplomasi internasionalmenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya bersikap reaktif terhadap krisis, tetapi juga proaktifdalam membangun ketahanan jangka panjang. Diplomasi dengan negara sahabat menjadijembatan untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global, sekaligus memastikan kebutuhannasional tetap terpenuhi.*) Analis Diplomasi Energi dan Pembangunan Berkelanjutan
- Advertisement -

Baca berita yang ini