Bikin Lagu Rap Kocak, Penyanyi Medan Ini Sukses Bikin Jokowi Ngakak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sebuah postingan video di akun Instagram Presiden Joko Widodo baru-baru ini menyita perhatian netizen. Dalam unggahan tersebut tampak cerita perjalanan Jokowi saat melakukan kunjungan ke Medan, Sumatra Utara.

Yang menarik, dalam unggahan itu Jokowi membagikan cerita tentang pengalamannya bertemu seorang musisi lokal yang menarik perhatiannya. Pemusik bernama Daniel itu ditemui Jokowi saat presiden dan rombongan mampir ke Sibolang Durian di Medan.

Daniel berhasil mencuri perhatian Presiden Jokowi setelah tampil mengocok perut lewat lagu rap yang dibawakannya. Lirik lagu tersebut membahas seputar Presiden Jokowi sehingga cukup menggelitik. Bahkan presiden pun sampai dibuat tertawa saat mendengar lagu Daniel.

“Pemusik bernama Daniel mengocok perut kami dan segenap pengunjung Sibolang Durian di Medan, saat bernyanyi solo dengan gaya rap dan lirik yang kocak. “Kamu pingin kaya, tapi kerjanya tidur aja.
Tengok dong Pak Jokowi, di mana-mana ada.” Sehingga katanya, dia rindu mendengar saya bernyanyi. Kalau tidak, “ngasi sepeda pun nggak apa apa.” Hahaha. Terima kasih untuk hiburan dan sanjungannya,”
tulis Presiden Jokowi dalam caption video unggahannya.

Unggahan Presiden Jokowi itu pun langsung dibanjiri komentar netizen.

“Mantap keren bgett sambil makan Durian medan #Horass pkjokowi,” tulis akun @erminsitohang.

“Ahhaha lucu bgt liriknya dan fakta juga. Mau kaya tapi ga berbuat apa2. Nah ketika miskin yang disalahkan pak Jokowi. Kan buat ngakak berjamaah aja jadinya.. mau kaya ya kerja dong bukan nunggu pemerintah ngasih sembako gratis mulu,” tulis @zahrinakoto.

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini