Ini Dia Hasil Bersih-Bersih Erick Thohir di Kementerian BUMN

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Setelah bersih-bersih, Menteri BUMN Erick Thohir akhirnya hanya bakal menetapkan lima pejabat baru eselon 1. Kelimanya adalah untuk Sekretaris Kementerian satu orang, deputi tiga orang dan seorang Inspektur Jenderal.

Kelimanya akan menjadi jelas dua minggu lagi. “Ya belum, kan dua minggu dari hari ini,” kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Selasa 19 November 2019.

Meski begitu, Arya menjelaskan tugas para eselon 1 pasca restrukturisasi yang dilakukan Erick.

Dua wakil menteri yaitu Budi Gunadi Sadikin dan Kartika Wirjoatmodjo, menurut Arya akan mengurusi bisnis BUMN sedangkan deputi akan mengurus administrasinya. Sedangkan inspektur jenderal (Irjen) akan bertindak sebagai pengawas internal.

Sebelumnya, kementerian itu memiliki tujuh pejabat eselon 1. Mereka pada umumnya di pindahtugaskan ke unit-unit BUMN.

Erick beralasan langkahnya membersihkan BUMN itu demi membentuk tim yang lebih kompak lagi dan diisi orang-orang dengan ahlak baik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Presiden Gunakan Reshuffle untuk Maksimalkan Capaian Program Strategis

Oleh: Windi Paramitha )*Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih sebagai langkah strategis untuk memastikan percepatan pelaksanaan program prioritas nasional. Presiden menempatkan reshuffle sebagai instrumen penting untuk menjaga efektivitas pemerintahan di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.Pelantikan pejabat baru yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada 27 April 2026 menunjukkan komitmen pemerintah dalam melakukanpenyesuaian struktural. Pemerintah memandang penyegaran kabinetsebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja lembaganegara.Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung Presiden menegaskanpentingnya integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Presidenmenekankan kesetiaan terhadap konstitusi serta tanggung jawab penuhdalam menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada negara.Struktur kabinet yang diperbarui menghadirkan sejumlah perubahansignifikan pada posisi strategis. Kepala Staf Kepresidenan sebelumnya, Muhammad Qodari, dipercaya mengemban tugas baru sebagai KepalaBadan Komunikasi Pemerintah. Perubahan ini diarahkan untukmemperkuat koordinasi komunikasi publik.Penunjukan Dudung Abdurachman sebagai Kepala Kantor StafKepresidenan menjadi bagian dari upaya memperkuat pengendalianprogram prioritas. Pemerintah menilai pengalaman dan kapasitas Dudung mampu mendukung efektivitas koordinasi lintas sektor.Sektor lingkungan hidup juga mengalami penyesuaian kepemimpinan. Menteri Lingkungan Hidup yang baru, Jumhur Hidayat, diberikan amanahuntuk memperkuat kebijakan pengelolaan lingkungan secarakomprehensif. Pemerintah melihat latar belakangnya sebagai modal dalam memperluas pendekatan kebijakan.Peran Menteri Lingkungan Hidup sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, tidakdihentikan melainkan dialihkan. Pemerintah menugaskan Hanif sebagaiWakil Menteri Koordinator Bidang Pangan guna mendukung penguatansektor strategis lainnya.Pengangkatan Abdul...
- Advertisement -

Baca berita yang ini