Pemkab Bone Ajak Wisatawan Menyelam Keindahan Taman Laut Olele

Baca Juga

MINEWS, BONE – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango punya banyak cara mempromosikan obyek wisatanya. Seperti cara mereka mempromosikan obyek wisata Taman Laut Olele melalui pelaksanaan festival menyelam atau Olele Dive Festival 2019.

Bupati Bone Bolango Hamim Pou mengatakan festival tersebut merupakan ajang untuk terus mempromosikan Taman Laut Olele. Tujuannya sebagai objek wisata bahari atau taman bawah laut unggulan Kabupaten Bone Bolango yang berkelas dunia.

“Festival ini bagian dari rangkaian puluhan kegiatan yang digelar dan akan terus kami perbaiki, kami benahi, kami koreksi dari waktu ke waktu,” ujarnya di Bone Bolango, Minggu 17 November 2019.

Hamim mengatakan, banyak sekali objek-objek wisata di Bone Bolango yang sangat menarik, salah satunya Taman Laut Olele, tapi dari sisi kemasan diakuinya masih relatif lemah, termasuk juga dari aktraksinya belum begitu baik, dan juga aksesnya yang perlu dibenahi dari waktu ke waktu.

Dirinya memiliki cita-cita besar dan juga keinginan yang luar biasa dalam mengembangkan sektor pariwisata di daerahnya. Sayangnya dalam banyak hal selalu serba tanggung dalam penganggaran, karena pihaknya punya kewajiban yang menganut skala prioritas.

“Ada hal-hal yang perlu menjadi prioritas kita, terutama sektor dasar kebutuhan masyarakat yang tidak boleh kami abaikan,” kata dia.

Sebab, kata dia, untuk mengembangkan sektor pariwisata ini, tidak boleh diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. Urusan kegiatan fasilitasnya itu sebenarnya di pihak swasta, karena pemerintah tidak punya hotel, begitu juga penerbangan, rumah makan, termasuk jasa penyelaman

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini