Miris! 8 Anak di Semarang Masuk RSJ karena Kacanduan Gadget

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA-Delapan orang anak dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJD) Amino Gondohutomo, Semarang. Mereka dirawat karena kecanduan gadget terutama bermain game online.

Psikolog Klinis RSJD Amino Gondohutomo, Sri Mulyani, mengatakan delapan anak tersebut dari Kota Semarang dan sekitarnya. Usianya mulai dari anak SD kelas 4 sampai SMP.

Kedelapan anak itu harus rawat inap dan menjalani terapi karena kondisi kejiwaannya yang marah ketika gawai diambil atau sudah tidak bisa diajak komunikasi karena sibuk dengan gawainya.

Selain obat, ada terapi perilaku dam tes kondisi selama 21 hari. Menurut Sri, jika orangtua melihat perilaku anak sudah mulai kecanduan gawai, langkah awal sebanrnya bisa ke psikiater terlebih dahulu.

“Penanganan harusnya di psikiatri, dokter jiwa, ada obat-obatan agar anak tenang. Setelah kondisi baik maka ada terapi psikologis,” katanya.

Menurut Sri permasalahan kecanduan gawai pada anak banyak terjadi, namun orang tua ada yang masih berstigma RSJ untuk orang gila atau gangguan jiwa akut saja, padahal jika anak sudah menunjukkan kecanduan gawai, harus dibawa ke dokter jiwa atau psikiater agar tidak semakin parah.

Berita Terbaru

Flu Singapura Tak Ditemukan di Bantul, Dinkes Tetap Waspadai Gejala yang Muncul

Mata Indonesia, Bantul - Dinkes Kabupaten Bantul menyatakan bahwa hingga akhir April 2024 kemarin, belum terdapat kasus flu Singapura yang teridentifikasi. Namun, Dinkes Bantul tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. "Kami belum menerima laporan terkait kasus flu Singapura di Bantul. Kami berharap tidak ada," ujar Agus Tri Widiyantara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Sabtu 4 Mei 2024.
- Advertisement -

Baca berita yang ini