Yaman Menuju Status ‘Negara Termiskin di Dunia’

Baca Juga

MATA INDONESIA, DUBAI – Tragis, itulah gambaran negeri Yaman saat ini. Perang yang berkecamuk antara Houthi dan pasukan aliansi Arab Saudi dkk telah membawa kesengsaraan dan kemiskinan di Yaman.

Laporan terbaru PBB menyebut, Yaman dikhawatirkan bakalan jadi negara termiskin di dunia jika perang tak berhenti.

United Nations Development Programme (UNDP) merilis laporan, jika perang berlanjut hingga 2022, Yaman akan menempati urutan pertama negara termiskin dunia. Hal itu karena 79 persen warganya akan hidup di bawah garis kemiskinan dan 65 persen diantaranya tergolong sangat miskin.

Hingga kini, angka kemiskinan di Yaman telah melonjak hingga 47 persen. Angka tersebut diprediksi naik menjadi 75 persen pada 2019, sebagaimana dilansir Aljazirah, Kamis 10 Oktober 2019.

Perang telah membunuh puluhan ribu nyawa di Yaman. Mayoritas dari mereka adalah masyarakat sipil. Selain itu, perang membuat mayoritas warga Yaman terjebak dalam kelaparan parah.

PBB telah menyebut bahwa konflik Yaman merupakan krisis kemanusiaan terburuk di dunia. Seorang perwakilan UNDP di Yaman, Auke Lootsma mengatakan, perang di Yaman tidak hanya memicu krisis kemanusiaan. Namun, hal itu juga memicu krisis pembangunan yang sangat parah.

Berita Terbaru

Tanpa Kematian Sapi, Kasus PMK di Kulon Progo Berangsur Turun: DPP Beri Obat, Vitamin, dan Siapkan Vaksin 9.200 Dosis

Mata Indonesia, Kulon Progo - Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo mencatat penurunan jumlah kasus aktif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi ternak. Meski sempat melonjak pada awal 2026, kondisi terbaru menunjukkan tren membaik.
- Advertisement -

Baca berita yang ini