Widih! Tiga Influencer Ini Ternyata Ikutan Demo di DPR RI Juga Lho!

Baca Juga

MATAINDONESIA JAKARTA, – Aksi mahasiswa yang menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) masih dilakukan di depan kompleks DPR/MPR pada Selasa 24 September 2019.

Aksi unjuk rasa ini lanjutan adalah aksi untuk menolak RKUHP, revisi UU KPK, dan RUU Kontroversial lain yang dilakukan dibeberapa kota besar diantaranya Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Cirebon, Malang, Jombang, Makassar, dan Tanjungpinang.

Ada pemandangan menarik pada demo yang digelar di depan gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada hari ini. Ternyata ada tiga influencer terkenal yang terciduk ikutan demo tersebut lho.

Siapa aja? Cekidot.

1. Awkarin

Karin Novilda atau Awkarin adalah selebgram kenamaan Indonesia yang aktif di media sosial Instagram dan Youtube. Diketahui kedatangan Awkarin ke depan gedung DPR RI adalah untuk bagi-bagi makanan kepada mahasiswa yang sedang melakukan aksi unjuk rasa.

2. Chandra Liow

Pria berdarah Tionghoa-Manado ini dikenal sebagai salah satu tokoh pendiri Indovidgram, komunitas video Instagram se-Indonesia. Saat ini dirinya sedang menjalani studi-nya di UMN (Universitas Multimedia Nusantara) dengan mengambil jurusan DKV (Desain Komunikasi Visual). Lewat postingannya di Instagram, Chandra terlihat berfoto dengan mahasiswa UMN yang ikut bdalam aksi unjuk rasa.

3. Andovi da Lopez

Andovi da Lopez adalah seorang aktor, komedian dan YouTuber. Dovi merupakan adik dari Jovial da Lopez. Bersama kakaknya, ia merupakan YouTuber yang populer setelah mengunggah video-videonya di YouTube lewat akun skinnyindonesian24. Andovi da Lopez sudah lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia sejak 2017.

Andovi da Lopez (Foto: Instagram/@andovidalopez)
Berita Terbaru

Dimethyl Ether dan Transformasi Ketahanan Energi Indonesia

Oleh : Ricky Rinaldi *)Ketahanan energi menjadi salah satu isu strategis yang menentukan arahpembangunan nasional di tengah dinamika global yang terus berubah. Ketergantungan terhadap energi impor, fluktuasi harga komoditas internasional, serta meningkatnya kebutuhan energi domestik menuntut Indonesia untukmelakukan transformasi kebijakan secara menyeluruh. Dalam konteks tersebut, pengembangan Dimethyl Ether (DME) menjadi salah satu langkah penting dalammemperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantunganterhadap impor LPG.DME dipandang sebagai alternatif energi yang memiliki potensi besar untukmendukung kebutuhan rumah tangga dan industri. Pemanfaatan sumber dayadomestik untuk produksi DME membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuatkemandirian energi. Dengan cadangan batu bara yang melimpah serta potensihilirisasi energi yang besar, pengembangan DME menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun sistem energi yang lebih berkelanjutan.Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan energi harus dibangunmelalui pemanfaatan sumber daya nasional secara optimal. Indonesia tidak dapatterus bergantung pada impor energi yang rentan terhadap gejolak global. Oleh karena itu, transformasi sektor energi menjadi prioritas untuk memastikan kebutuhanmasyarakat dapat terpenuhi secara stabil dan berkelanjutan.Pengembangan DME juga menjadi bagian dari agenda hilirisasi industri nasional. Selama ini, sumber daya alam Indonesia banyak diekspor dalam bentuk bahanmentah tanpa memberikan nilai tambah maksimal di dalam negeri. Melalui hilirisasi, komoditas domestik dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang mendukungkebutuhan nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menekankan bahwatransformasi energi harus diarahkan pada penguatan kemandirian nasional. Pengembangan DME tidak hanya bertujuan mengurangi impor LPG, tetapi juga memperkuat industri dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja baru. Denganpendekatan yang terintegrasi, sektor energi dapat menjadi motor pertumbuhanekonomi nasional.Salah satu keuntungan utama pengembangan DME adalah potensi penghematandevisa negara. Selama ini, impor LPG menjadi salah satu komponen besar dalampengeluaran energi nasional. Dengan memanfaatkan DME sebagai substitusi, ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi secara bertahap. Langkah inimemberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah untuk mendukung sektorstrategis lainnya.Selain aspek ekonomi, pengembangan DME juga memiliki dampak strategisterhadap stabilitas pasokan energi. Ketika dunia menghadapi ketidakpastiangeopolitik dan fluktuasi harga energi, negara yang memiliki sumber energi domestikyang kuat akan lebih siap menghadapi tekanan global. Dengan memperkuatproduksi energi dalam negeri,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini