Pemerintah Pastikan Penanganan Kasus Keracunan MBG Berjalan Cepat

Baca Juga

Mata Indonesia, Jakarta – Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat dalam menangani kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah.

“BGN bersama seluruh pihak terkait terus bekerja keras memastikan penanganan kesehatan terbaik serta melakukan langkah investigasi menyeluruh atas insiden ini,” ujar Khairul dalam keterangan resmi di Jakarta.

Sebagai tindak lanjut, Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengirim tim langsung ke lokasi guna memastikan seluruh korban mendapat layanan medis maksimal.

Direktur RSUD Trikora, Feldy Deki, menyebut pasien yang masih dirawat mengalami gejala sesak napas hingga kram otot. Ia memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan sesuai kondisi masing-masing.

“Mengenai kondisi tersebut, pihak rumah sakit telah memberikan penanganan maksimal dengan memberikan obat serta penanganan medis lainnya sesuai dengan gejala yang dialami masing-masing korban,” katanya.

Untuk memperkuat layanan, RSUD Trikora mendapat tambahan tenaga medis dari RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Empat dokter spesialis anak dan anestesi, serta tiga perawat langsung diterjunkan ke Salakan.

“Dukungan ini tentunya sangat penting dan bernilai tinggi bagi kami, keluarga pasien dan pasien itu sendiri, terutama dalam meningkatkan sisi psikologis,” ujar Feldy.

Perwakilan tim medis Kementerian Kesehatan, Rusmin, memastikan kondisi pasien yang masih dirawat dalam keadaan stabil.

“Alhamdulillah keadaannya stabil, tidak mengancam jiwa. Alhamdulillah artinya anak-anak ini dalam proses penyembuhan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, hasil pemeriksaan medis tidak menunjukkan adanya tanda kerusakan saraf atau gejala serius sebagaimana dikhawatirkan publik.

Selain fokus pada penanganan pasien, pemerintah juga tengah melakukan investigasi bersama pihak kepolisian terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait kasus ini. Audit menyeluruh disiapkan agar penyebab utama dapat terungkap, sekaligus memperkuat keamanan pangan dalam program MBG.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyatakan pihaknya akan melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program MBG. Ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh untuk mencegah kasus serupa berulang.

“Evaluasi terkait dengan MBG, seperti fungsi pengawasannya, kami akan melakukan pengawasan tempat-tempat yang mana ada masalah di dapur-dapur MBG untuk melihat secara langsung itu sebenarnya masalahnya seperti apa,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Dengan langkah cepat penanganan medis di lapangan, dukungan tenaga kesehatan tambahan, investigasi lintas instansi, serta pengawasan DPR, pemerintah memastikan kasus keracunan MBG ditangani secara serius.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini