Bocah Ini Tewas karena Dibully, Curhat Sang Ibu Tentang Permintaan Terakhirnya Viral

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Kasus perundungan di kalangan anak kembali terjadi. Kali ini bahkan sampai menghilangkan nyawa korbannya.

Adalah Fathir Ahmad, bocah laki-laki yang meninggal dunia akibat dianiaya teman sepermainannya. Fathir ditendang dan dipukul hingga kondisi tubuhnya memburuk.

Bocah malang itu pun sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Namun akhirnya nyawa Fathir tak bisa diselamatkan.

Kepergian Fathir dengan cara tak wajar ini tentu saja membuat orangtuanya syok. Terlebih sang ibu.

Bahkan ibu Fathir sempat menuliskan curhatannya di Facebook hingga menjadi viral. Dalam curhatannya, ibunda Fathir mengungkapkan jika dirinya akan berusaha keras mewujudkan permintaan terakhir sang anak.

“Mamah iklas melepas kamu de tapi mamah belum iklas karena belum mewujudkan permintaan kamu yang terakhir kamu, bantu mamah buat mengungkap semuanya,” tulis sang ibu, dikutip Senin, 9 September 2019.

Permintaan terakhir Fathir, yakni menangkap Iqbal, pelaku yang menganiayanya. “Iqbal ditangkap polisi ya ma, Iqbal yang bikin kayak gini,” kata almarhum Fathir dalam video.

Kini, ibunda Fathir pun tengah berjuang agar mendiang anaknya memperoleh keadilan.
“Bismillah semoga semua beres masalahnya dan kamu tenang di sisi Allah ya de, mamah akan sekuat tenaga dan pikiran mamah cari keadilan untuk dede, bantu mamah ya sayang, amin,” tulisnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini