Jelang Lebaran, Bupati Kulon Progo Sidak Pembayaran THR: Ini Hasilnya

Baca Juga

Mata Indonesia, Kulon Progo – Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, memantau langsung proses penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) 2025 oleh sejumlah perusahaan di Kabupaten Kulon Progo, beberapa waktu lalu. Salah satu perusahaan yang menjadi lokasi pemantauan adalah PT Sung Chang Indonesia.

Dalam kunjungannya, Agung menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terhadap kesejahteraan karyawan dan kepatuhan perusahaan dalam memenuhi hak pekerjanya.

“Kami memberikan apresiasi kepada PT Sung Chang Indonesia yang telah menunaikan kewajibannya dengan membayarkan THR kepada karyawannya. Langkah ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain,” ujar Agung dikutip Rabu 26 Maret 2025.

Ia juga menekankan pentingnya pemberian THR sebagai agenda rutin yang harus menjadi prioritas setiap perusahaan.

“Kami berharap pemberian THR ini benar-benar membawa manfaat bagi karyawan, sehingga hak pekerja dapat terpenuhi dan perusahaan juga menjalankan kewajibannya sesuai aturan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kulon Progo, Bambang Sutrisno, mengingatkan bahwa sesuai Pasal 5 ayat (4) Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016, setiap pengusaha wajib membayarkan THR Keagamaan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan.

“Mengingat sudah mendekati batas akhir pemberian THR, maka bupati hadir untuk memastikan bahwa hak-hak karyawan di perusahaan yang ada di Kulon Progo benar-benar terpenuhi,” jelas Bambang.

Dalam pemantauan ini, bupati mengunjungi dua lokasi utama, yaitu PT Sung Chang Indonesia dan Hotel Novotel Ibis, serta melakukan uji petik di beberapa perusahaan lain di Kulon Progo.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif sekaligus memastikan bahwa hak dan kewajiban pekerja dapat terpenuhi. Di Kulon Progo terdapat sekitar 100 perusahaan, dengan tiga perusahaan besar serta sejumlah perusahaan menengah dan kecil,” kata Bambang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kekerasan di Yahukimo Hanya Ciptakan Penderitaan  

Mata Indonesia, Yahukimo – Aksi keji Organisasi Papua Merdeka (OPM) merenggut nyawa warga sipil tak bersalah. Rosalia Rerek Sogen,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini