Hubungan CR7 dan Ten Hag Semakin Buruk

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pemain megabintang Cristiano Ronaldo atau dikenal dengan panggilan CR7 saat ini memiliki hubungan yang buruk dengan manajer Manchester United, Erik Ten Hag.

Pemilik 5 Ballon d’or itu memang memiliki perasaan yang tidak baik terhadap Ten Hag dan puncaknya saat mencadangkan dirinya kala United dihajar rekan sekota Manchester City, 5 September 2022.

Alasan Ten Hag tidak memainkan CR7 kala itu adalah demi menghormati karir cemerlang Ronaldo.

Pernyataan itu bukan membuat sang bintang tersanjung, justru membuatnya menjadi berang, hingga akhirnya pemain kebangsaan Portugal itu mengritik manajernya sendiri sebagai keras kepala.

“Saya memperlakukan semuanya dengan penuh hormat, tapi mereka punya background berbeda. Jadi saya harus memperlakukan pemain untuk bisa mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka,” kata Ten Hag seperti dilansir The Times yang dikutip Minggu 9 Oktober 2022.

Sebelum liga Inggris musim ini berjalan, Ronaldo sempat mendesak pergi dari MU.

Namun, tenyata tak ada klub yang merekrutnya, sampai akhirnya bertahan di Old Trafford.

Erik ten Hag diketahui banyak mencadangkan, Cristiano Ronaldo dalam berbagai pertandingan termasuk yang penting, karena CR7 baru mencetak satu gol dari 9 penampilan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini