Bantu Nelayan Agar Bisa Melaut, Pertamina Bangun 250 Pertashop Khusus

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-PT Pertamina berencana akan membangun Pertashop khusus nelayan di 250 titik di seluruh Indonesia.

Harapannya, para nelayan bisa membeli solar dengan harga yang sama seperti harga di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU).

“Jadi buat nelayan ini langsung dan harganya sama dengan di SPBU,” kata Direktur Utama PT Pertamina Persero Tbk. Nicke Widyawati dalam Rapat Dengan Pendapat (RDP) di Komisi VI DPR-RI.

Mendekatkan Pertashop dengan nelayan menjadi pilihan utama untuk mencegah kebocoran penyaluran BBM subsidi.

Sebab cara yang ada saat ini tidak menjamin solar bersubsidi dinikmati para nelayan yang menjadi target subsidi pemerintah.

Pembangunan Pertashop ini akan menggandeng koperasi nelayan setempat. Sehingga yang berhak membeli solar bersubsidi ini hanya anggota koperasi saja.

“Yang jual solar subsidi dan yang akan dilayani ini anggota koperasi. Mereka nanti akan punya QR-Code yang menempel dengan NIK-nya. Selain iu tidak akan kami layani,” katanya.

Adapun untuk penentuan lokasi Petra Shop yang akan dibangun, Pertamina bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Sedangkan untuk penunjukkan koperasi nelayan akan bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM.

“Dengan KKP ini sudah ada 250 lokasi dan disampaikan dengan Kementerian Koperasi untuk pengelolaanya,” kata dia.

Skema yang sama juga akan diterapkan Pertamina kepada para petani. Sehingga BBM yang disubsidi bisa benar-benar tepat sasaran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini