Bikin Ketar-Ketir, Pakaian Jisoo BLACKPINK yang Dipakai saat di Jepang Sama Seperti di Foto yang Bocor

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Sebelumnya, foto-foto baru yang diduga dari Jennie BLACKPINK dan V BTS, serta anggota BLACKPINK lainnya jadi viral di internet. Karena foto-foto itu bocor yang mana sempat diunggah oleh ‘si penyebar foto Jennie-V’, meski resolusinya rendah.

Di antara foto yang dirilis adalah foto selfie dari anggota BLACKPINK, yakni Jisoo dan Lisa. Tapi banyak yang tidak percaya bahwa foto itu asli karena kualitas fotonya yang rendah.

Melansir dari Allkpop, tampaknya publik berubah pikiran setelah melihat Jisoo yang tengah berada di Don Quijote, Roppongi, Jepang.

Foto: Allkpop.

Diketahui, Jisoo tengah berkunjung ke Jepang dengan mengenakan pakaian yang sama seperti di foto yang bocor. Bahkan, dia juga mengunggah foto dengan pakaian yang sama itu di aplikasi komunitas penggemar, Weverse.

Foto: BLACKPINK Weverse.

Seperti yang terlihat, saat itu Jisoo mengenakan topi dan kaos serba hitam. Bahkan case HP dan masker Hello Kitty-nya sama seperti foto yang bocor itu.

Foto: Allkpop.

Tentu hal ini membuat para penggemar jadi khawatir dan menuntut YG Entertainment. Dengan mengambil tindakan untuk melindungi privasi artis mereka.

Selain itu, banyak juga penggemar yang menjadi ketar-ketir. Karena kemungkinan foto-foto yang bocor antara Jennie BLACKPINK dan V BTS adalah asli.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini