Puan Teruskan Safari Politiknya, Minggu Ketemu Prabowo dan Airlangga

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA — Safari politik Puan Maharani tidak berhenti di Nasdem dan Surya Darma Paloh, karena pada Minggu 4 September 2022 Ketua DPR RI itu akan bertemu Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto.

Kabar tersebut diungkapkan Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, Jumat 2 September 2022.

Namun, Hasto tidak mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berkaitan dengan penentuan bakal calon presiden dan calon wakil presiden yang diusung PDIP.

Sebab, menurut dia, keduanya merupakan hak Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum partai berlambang kepala banteng itu.

Hasto berucap, safari politik Puan tersebut akan membahas kerja sama yang berkaitan dengan sejarah, ideologi dan desan masa depan bangsa.

“Saat ini PDIP tak mau hanya fokus kepada nama capres dan cawapres karena yang lebih penting dibahas adalah masalah bangsa,” kata Hasto.

Dia menyatakan bagaimana menyiapkan ekonomi nasional, di tengah berbagai tantangan ketegangan geopolitik di kawasan regional dan dunia.

Hasto juga mengingatkan, Indonesia harus belajar dari negara lain yang sudah punya desain masa depan bangsanya.

Menurutnya, PDIP sedang merancang desain masa depan bangsa Indonesia dan hal tersebut juga yang akan dibicarakan dalam safari politik Puan ke parpol lain.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini