Inflasi di Sumbar Semakin Tinggi, Tol Padang-Pekanbaru Tak Kunjung Selesai

Baca Juga

MATA INDONESIA, PADANG – Lambannya pembangunan tol Padang-Pekanbaru disesalkan warga Sumatera Barat.

Ketua DPRD Sumbar Supardi menyebut ancaman inflasi Sumatera Barat semakin tinggi akibat biaya distribusi yang mahal.

Supardi menjelaskan pembangunan tol Padang-Pekanbaru sangat penting untuk menekan biaya distribusi. Jika tol tersebut gagal dibangun, maka ancaman inflasi akan tinggi.

“Kalau sempat tol ini tidak dibangun, habislah Sumbar,” kata Supardi.

Dia melihat pembangunan tol di Sumbar sangat memalukan. Pasalnya, provinsi lain sudah memiliki tol untuk mempermudah distribusi barang. Sumbar masih berkutat pada masalah pembebasan lahan yang hingga kini baru mencapai 77 persen.

“Pembebasan lahan merupakan masalah yang kompleks karena melibatkan banyak oknum yang mengaku sebagai pemilik lahan,” katanya.

Menurutnya persoalan seperti itu akan membuat proses pembangunan tol Padang-Pekanbaru semakin lama.

Pemprov Sumbar sebaiknya menitipkan uang ganti rugi ke pengadilan agar proses pembebasan sampai pembayaran berjalan lancar.

Namun, Pemprov Sumbar sampai saat ini belum melakukan itu.

“Pemprov Sumbar seharusnya malu, pembangunan tol di provinsi lain sudah selesai, sementara Sumbar masalah lahan saja tak kunjung selesai,” teranya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan inflasi Sumbar nomor dua tertinggi secara nasional.

Inflasi Sumbar mencapai angka 8,01 perse secara tahunan.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aparat Keamanan Berhasil Pulangkan WNI Terduga Terlibat Judi Daring dan Penipuan dari Filipina

Mata Indonesia, Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) berhasil memulangkan 29 warga negara Indonesia (WNI) yang diduga terlibat dalam...
- Advertisement -

Baca berita yang ini