Tampil Beda, Bio One Bagikan Potret Kenakan Dress Wanita

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penampilan Bio One sebelumnya menjadi sorotan lantaran dirinya tampil denga tubuh kurus lantaran memerankan karakter ‘Gepeng Srimulat’ dalam film ‘Srimulat Hil yang Mustahal’.

Kini, penampilannya kembali menjadi sorotan usai ia mengunggah foto terbaru pada laman media sosial Instagram dengan penampilan mengenakan dress wanita.

“I just really love my look today,” tulis Bio One pada keterangan unggahannya.

Unggahan tersebut memperlihatkan Bio One dengan setelan gaun dipadukan kacamata, kalung, dan gelang sebagai aksesoris.

Sontak saja penampilan mantan kekasih Baby Tsabina itu menuai pro dan kontra. Banyak penggemar yang mengaku tak setuju dengan pilihan fashion-nya.

Namun tak sedikit pula netizen yang menganggapnya hanya sekedar seni dalam berbusana, bahkan melontarkan pujian.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Juan (@bojvoyej)

“Kerennnnnn,” tulis netizen.

“Lo emang udah cakep aja Bio!!!!” sahut netizen.

“Bang please, jadi laki aja udah.. Jangan aneh-aneh deh, please…” timpal netizen.

“Sumpah gue kira cewek,” tutup netizen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini