Di Tengah Situasi Sulit, Listyo Beri Nasihat Ini untuk Seluruh Anggota Polri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Di tengah kasus besar yang sedang mendera Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengingatkan seluruh anggota Polri untuk solid, sinergi dan setia tegak lurus kepada pimpinan nasional dan institusi Polri.

Hal tersebut diungkapkan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui akun media sosialnya yang dilihat, Minggu 7 Agustus 2022.

“Soliditas, sinergitas & kesetiaan tegak lurus kepada pimpinan nasional, pimpinan tertinggi negara & institusi Polri sangat penting dlm menghadapi berbagai ancaman tugas, sehingga kita bisa melakukan langkah yg sama tanpa ragu-ragu,” ujar Listyo.

Hal itu dia ungkapkan secara lisan saat menghadiri reuni Akpol angkatan 92/Batalyon Pratisara Wirya.

Listyo mengharapkan Batalyon 92 Pratisara Wirya betul-betul berkontribusi pada arah kebijakan dan pengembangan organisasi Polri di masa datang.

Menurutnya solidaritas, sinergitas dan kesetiaan kepada pimpinan nasional, pimpinan tertinggi negara dan institusi Polri merupakan dukungan nyata untuk setiap keputusan yang diambil Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Listyo Sigit Prabowo berharap rekan-rekannya selalu menjaga solidaritas.

Persaudaraan yang terbentuk dapat semakin kokoh dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kolaborasi Lintas Sektor Mempercepat Listrik Desa

Oleh : Antonius UtomoDi era peradaban modern saat ini, ketersediaan energi listrik telah melampaui fungsinya sebagaisekadar sumber penerangan semata. Khususnya di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal(3T), listrik merupakan infrastruktur dasar sekaligus prasyarat utama bagi terwujudnya keadilansosial, pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas layanan kesehatan, dan akselerasitransformasi digital. Oleh karena itu, perluasan akses kelistrikan hingga ke pelosok desa bukansekadar program pembangunan biasa, melainkan agenda strategis nasional yang mendesakdiselesaikan demi memastikan tidak ada satu pun warga negara yang tertinggal dalam aruskemajuan zaman.Capaian pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) patutdiapresiasi secara memadai. Berdasarkan data terbaru, rasio elektrifikasi di Indonesia berhasilmenyentuh angka 99,83 persen pada triwulan pertama tahun 2026. Meski secara statistik makropencapaian tersebut menunjukkan keberhasilan yang sangat signifikan, sisa persentase sebesar0,17 persen sama sekali tidak boleh diabaikan. Angka tersebut pada hakikatnyamerepresentasikan masyarakat di wilayah geografis yang penuh tantangan, mulai pegununganterpencil hingga pulau terluar, yang masih menantikan kelistrikan. Hal ini menuntut kehadirannegara secara utuh untuk memastikan pemerataan pembangunan, menembus batas isolasi yang menghambat perbaikan tingkat kesejahteraan mereka.Langkah proaktif untuk menjangkau wilayah-wilayah tersulit tersebut terefleksikan dengansangat jelas dalam penyelenggaraan Alignment Forum Program Listrik Desa pada bulan Juli...
- Advertisement -

Baca berita yang ini