Duh, Berikut Deretan Penyanyi yang Fals Saat Nyanyi Secara Live

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Beberapa waktu lalu Keisya Levronka jadi perbincangan warganet usai menyanyikan secara live lagu ‘Tak Ingin Usai’. Dirinya tak mampu mencapai nada tinggi, sehingga membuat nada yang dinyanyikan fals.

Banyak warganet yang menilai kemampuan bernyanyi jebolan ajang Indonesian Idol itu dianggap kurang lantaran hampir dua tahun tak bernyanyi. Seorang penyanyi tentunya harus menjaga kualitas suaranya sebelum bernyanyi.

Namun, meski sudah melakukan berbagai persiapan dan memiliki banyak pengalaman manggung, human error tetap tidak bisa terhindarkan. Penyanyi bisa saja suaranya tiba-tiba fals ketika bernyanyi. Selain Keisya Levronka, berikut deretan penyanyi yang fals saat nyanyi secara live.

  1. Brisia Jodie

Finalis tujuh besar Indonesian Idol pada musim ke-9 itu pernah menyanyikan lagu ‘Bukti’ milik Virgoun dengan suaranya yang terdengar fals kala menjadi kontestan. Brisia Jodie pun dihujat satu Indonesia karena suaranya.

Kejadian itu diakui Jodie karena adanya kesalahan teknis. Di awal menyanyi, monitornya tiba-tiba mati dan Jodie tidak mendengarkan musik sama sekali. Ditambah dirinya dilanda demam panggung dan kedinginan dengan pakaian terbuka yang dikenakannya.

2. Acha Septriasa

Penyanyi original soundtrack film Heart, Acha Septriasa pernah tampil menyanyi di salah satu stasiun televisi secara live. Dirinya gagal mencapai nada tinggi pada bagian reff, sampai suaranya terdengar fals pada nada berikutnya.

3. Iis Dahlia

Penyanyi dangdut senior Tanah Air, Iis Dahlia sempat menjadi sasaran netizen pada 2018 lalu karena kualitas suaranya dipertanyakan. Pasalnya, saat tayangan program dangdut Kilau DMD, Iis Dahlia membawakan lagu ‘Sayang’ yang dipopulerkan Via Vallen, dan terdapat suara fals.

Meski terlihat settingan atau seperti rekayasa, aksi kualitas suara Iis Dahlia memicu ragam komentar dari netizen.

4. Andmesh Kamaleng

Penyanyi jebolan ‘Rising Star Indonesia’ musim kedua, Andmesh Kamaleng sempat mengalami bernyanyi dengan nada fals di program acara musik di salah satu stasiun televisi pada 2017 lalu. Kala itu Andmesh menyanyikan lagu ‘Jangan Rubah Takdirku’.

Namun, netizen beranggapan bahwa suara Andmesh saat itu bukanlah fals. Tetapi suaranya kepeleset saat bernyanyi dan kemungkinan dirinya sedang tidak fit.

Reporter: Dhea Salsabila

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Baru Ekonomi Nasional Menguat Usai PidatoPresiden di DPR

Oleh: Dalia Kinanti )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 menjadi penanda penting arah barupembangunan ekonomi nasional. Kehadiran langsung Presiden untuk memaparkan kebijakan ekonomi dan fiskal memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam menjawab tantanganglobal sekaligus memperkuat optimisme terhadap masa depan ekonomiIndonesia.Pemerintah Indonesia memandang situasi ekonomi global yang dipenuhiketegangan geopolitik, perlambatan ekonomi dunia, dan tekanan terhadapnilai tukar sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan kebijakan yang terukur. Karena itu, Presiden Prabowo memilih menyampaikan langsungarah kebijakan ekonomi nasional agar publik memperoleh kepastianmengenai strategi pemerintah menjaga stabilitas ekonomi.Presiden Prabowo Subianto menyoroti bahwa pertumbuhan ekonomiIndonesia selama tujuh tahun terakhir memang menunjukkanperkembangan positif. Namun, Presiden juga mengingatkan masih adanya persoalanmeningkatnya jumlah masyarakat miskin dan rentan miskin sertamenurunnya kelas menengah dalam periode yang sama. Kondisi tersebutdinilai menjadi tanda bahwa arah pembangunan ekonomi perlu diperbaikiagar hasil pertumbuhan dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.Pemerintah menilai pembangunan ekonomi tidak cukup hanya mengejarpertumbuhan angka makro. Pemerintah ingin memastikan pertumbuhanekonomi mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat dayabeli masyarakat, dan memperluas kesempatan ekonomi bagi seluruhlapisan masyarakat.Presiden Prabowo Subianto juga menyoroti rendahnya rasio penerimaannegara terhadap produk domestik bruto dibandingkan sejumlah negara berkembang lain seperti India, Filipina, dan Meksiko. Pemerintahmemandang kondisi tersebut perlu dibenahi karena berdampak terhadapkemampuan negara dalam membiayai pembangunan nasional dan memperluas program kesejahteraan masyarakat.Pemerintah Indonesia menegaskan pembenahan tata kelola ekonomiharus dilakukan secara menyeluruh. Presiden Prabowo mengungkapadanya praktik oknum pelaku usaha yang tidak melaporkan keuntungansecara faktual dan memindahkan perusahaan ke luar negeri demi memperoleh keuntungan lebih besar. Pemerintah menilai praktik tersebutmenghambat optimalisasi penerimaan negara dan mengurangi manfaatekonomi bagi rakyat.Presiden Prabowo Subianto juga menyoroti posisi Indonesia sebagaiprodusen utama sejumlah komoditas dunia yang belum sepenuhnyamemiliki kendali terhadap penentuan harga ekspor. Pemerintah menilaikondisi itu menjadi alasan penting untuk memperkuat hilirisasi industri, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, dan memperkuatkemandirian ekonomi nasional.Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa arah pembangunan ekonomitetap berpedoman pada Pasal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini