Vaksin Covid-19 Buatan Indonesia Diprioritaskan untuk Booster dan Anak-Anak

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Vaksin covid-19 buatan dalam negeri dengan nama Merah-Putih segera memasuki uji klinis tahap ketiga Juli 2022 dan segera diproduksi massal.

Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir menegaskan vaksin tersebut akan diprioritaskan sebagai vaksin booster dan untuk anak-anak.

“Memang kita masih kekurangan suplai vaksin yang untuk anak, karena memang belum banyak vaksin yang mendapatkan lisensi untuk anak ini,“ ujar Honesti, Kamis 9 Juni 2022.

Menurut Honesti, selepas Juli kemungkinan besar bisa mendapat izin penggunaan darurat (emergency use authorization/EUA) dari Badan POM.

Honesti mengaku sudah menyiapkan kapasitas produksi yang cukup besar untuk vaksin covid-19 itu.

Sementara itu Peneliti Utama Senter Semarang Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Dr Yeti, mengungkapkan uji klinis tahap ketiga tersebut melibatkan 4050 orang relawan.

Mereka akan terdiri dari usia 18 – 79 tahun.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini