Bersendawa Usai Minum Soda? Ini Alasannya!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Setelah mengonsumsi minuman bersoda, tak lama kita biasanya mengalami sensasi penuh gas di dalam perut, kemudian mengalami sendawa. Sendawa yang dialami bisa berlangsung dengan keras, bahkan terjadi berkali-kali.

Ternyata, sendawa usai minum soda merupakan tanda mekanisme tubuh tengah bekerja. Tubuh melepaskan kelebihan gas di dalam sistem pencernaan. Jadi, ketika menelan makanan atau minuman, sejumlah udara yang mengandung nitrogen dan oksigen juga ikut masuk ke dalam tubuh.

Minuman bersoda pun memiliki kandungan karbon dioksida yang menyebabkan kita bersendawa. Air soda atau air karbonasi yang memiliki gelembung-gelembung kecil karbon dioksida dan menempel pada dinding botol itu telah dicampur ke dalam air selama proses produksi.

Jadi, saat minum soda maka gelembung karbon dioksida akan berkumpul di dalam perut dan masuk ke sistem pencernaan. Ketika gas dalam tubuh sudah terlalu banyak, maka tubuh harus melepaskannya dengan cara bersendawa.

Perlu diketahui, bersendawa tidak hanya setelah minum soda saja. Makan atau minum dengan cepat, terlalu banyak makan minum, serta minum dengan menggunakan sedotan juga dapat memengaruhi sendawa.

Cara Mengurangi Sendawa

Cara paling efektif yang dapat dilakukan yaitu dengan hindari minuman bersoda, makan atau minum secara perlahan, dan hindari minum menggunakan sedotan. Selain itu, hindari juga makanan mengandung gas seperti asparagus, kembang kol, kacang-kacangan, bawang, dan es krim.

Reporter: Dhea Salsabila

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini