HYBE Tanggapi Pernyataan Terbaru Terduga Korban Bullying Kim Garam LE SSERAFIM

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Baru-baru ini HYBE memberikan pernyataan resminya menanggapi kasus baru dugaan korban bullying oleh Kim Garam LE SSERAFIM. Tuduhan itu menyatakan tentang intimidasi dan tekanan mental yang dilakukan sang artis pada korban, Yoo Eun Seo.

Melansir dari Allkpop, netizen telah menuduh Kim Garam sebagai perundung sekolah sejak bukti yang dituduhkan baru-baru ini diposting melalui komunitas online. Pihak agensi, Source Music, pun menanggapi dengan menyatakan bahwa mereka telah memulai langkah-langkah untuk mengambil tindakan hukum.

Namun kini kedua agensi, HYBE dan Source Music, membuat pernyataan bersama terkait pernyataan dari firma hukum terduga korban, Daryun. Dalam pernyataannya, mereka meminta para media tak melaporkan argumen sepihak.

Mereka juga menjelaskan secara detail terkait awal mula informasi palsu itu tersebar.

“Detail dalam kasus 2018 hanya dikomunikasikan melalui satu sudut pandang. Jadi kami akan menglarifikasi dan melepaskan posisi kami segera setelah peninjauan kami atas klaim Daeryun selesai,” tulis mereka.

Namun beberapa netizen beranggapan bahwa pernyataan dari pihak HYBE itu dinilai ambigu. Netizen kecewa dengan tindakan HYBE yang masih belum menemukan bukti akurat dan terus membela Kim Garam.

Hingga kini, kontroversinya terus berlanjut dengan kedua belah pihak yang mengambil tindakan hukum.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Bersama Menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih

Oleh: Yusuf RinaldiPembangunan ekonomi desa merupakan fondasi penting bagi terwujudnyapemerataan kesejahteraan nasional. Karena itu, langkah pemerintah menghadirkanProgram Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) layakdiapresiasi sebagai upaya menghidupkan kembali semangat ekonomi kerakyatanyang berlandaskan gotong royong dan kekeluargaan. Program ini bukan sekadar membentuk koperasi baru, tetapi membangun ekosistemekonomi desa yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Tentu, sebagaimanaprogram strategis lainnya, implementasinya perlu terus disempurnakan agar manfaatnya semakin optimal bagi masyarakat.Sejak awal, Presiden Prabowo Subianto menempatkan koperasi sebagai instrumenstrategis untuk memperkuat ekonomi rakyat. Pilihan tersebut memiliki landasanhistoris yang kuat. Mohammad Hatta pernah menegaskan bahwa koperasimerupakan sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan asas kekeluargaandan gotong royong. Karena itu, keberhasilan Kopdes Merah Putih tidak boleh hanyadiukur dari banyaknya koperasi yang berdiri, melainkan dari kemampuannyameningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.Komitmen pemerintah untuk terus menyempurnakan Program Kopdes Merah Putih juga tercermin dari langkah Komisi VI DPR...
- Advertisement -

Baca berita yang ini