Shin Tae-yong Rayakan Ultah ke-52, Traktir Pemain Pizza dan Durian

Baca Juga

MATA INDONESIA, PHU THO – Pelatih timnas Indonesia U-23, Shin Tae-yong merayakan ulang tahun ke-52 pada 11 Mei kemarin. Dia mentraktrir para pemain pizza dan durian.

Para pemain turut memeriahkan ulang tahun Shin Tae-yong dengan cara menyiramnya menggunakan air mineral saat sesi latihan, Rabu 11 Mei di Lapangan Bai Bang.

“Karena masih turnamen SEA Games traktirannya yang ringan-ringan saja. Para pemain minta ditraktir pizza dan durian. Saya suka durian, soalnya enak. Baunya memang agak aneh seperti itu. Tapi, setelah dimakan, ternyata enak juga,” ujarnya.

Sebelum merayakan ulang tahunnya, Shin Tae-yong memberikan menu latihan pemulihan fisik selama 1,5 jam. Para pemain bersemangat melahap semua menu yang diberikan.

“Kami hari ini latihan pemulihan kondisi setelah melawan Timor Leste untuk pemain yang full time bermain dan menit bermainnya banyak,” katanya.

“Untuk pemain yang tidak main atau menit bermain sedikit, menjalani latihan seprti biasa. Kondisi pemain masih baik,” ungkapnya.

Pada laga selanjutnya di penyisihan Grup A SEA Games 2021, Indonesia akan menghadapi Filipina, Jumat 13 Mei di Stadion Viet Tri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Mendorong Industrialisasi Lewat Penguatan Hilirisasi Energi Bersih

Oleh: Arif Taufik )* Pemerintah terus mempercepat hilirisasi sebagai fondasi industrialisasi nasional, dengan menempatkan energi bersih sebagai salah satu pilar utamanya. Strategi inidirancang untuk memastikan transformasi ekonomi tidak hanya bertumpu padaeksploitasi sumber daya alam, tetapi juga pada penguatan nilai tambah danpembangunan industri berkelanjutan. Langkah konkret terlihat dari pelaksanaan groundbreaking enam proyek hilirisasi olehBadan Pengelola Investasi Danantara Indonesia di 13 lokasi dengan total investasimencapai 7 miliar dolar AS. Proyek-proyek tersebut menjadi bagian dari agenda besartransformasi ekonomi nasional yang menitikberatkan pada penguatan sektor riil, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya saing industri dalam negeri. Secara keseluruhan, proyek fase pertama ini diperkirakan menyerap lebih dari 6.000 tenaga kerja langsung. Implementasinya dilakukan secara terintegrasi lintas sektor, termasuk energi, pangan, mineral, dan logam, guna memperkuat struktur industrinasional sekaligus mengurangi ketergantungan impor secara bertahap. CEO Danantara, Rosan Roeslani, memandang hilirisasi sebagai prioritas strategispemerintah yang harus dijalankan secara disiplin dan terukur. Ia menilai tahap awalproyek diharapkan memberikan dampak nyata melalui penciptaan nilai tambah danperluasan kesempatan kerja, sekaligus menjadi tulang punggung pertumbuhanekonomi yang lebih berkelanjutan dan kompetitif secara global. Penguatan hilirisasi energi bersih juga tercermin dari kolaborasi BUMN dalampengembangan bioetanol. PT Perkebunan Nusantara III (Persero) bersama Pertaminameresmikan proyek bioetanol di Banyuwangi dengan kapasitas produksi 100 kilo liter per hari. Proyek ini dirancang untuk mendukung ketahanan energi sekaligusmemperkuat rantai nilai industri nasional berbasis bahan bakar nabati. Direktur Utama PTPN III, Denaldy Mulino Mauna, berpandangan bahwa proyekbioetanol akan menghadirkan manfaat multipihak. Selain meningkatkan ketahananenergi dan menekan ketergantungan impor, proyek tersebut dinilai mampu mengurangiemisi karbon serta membuka peluang ekonomi baru bagi petani mitra dan masyarakatsekitar. Inisiatif ini menunjukkan bahwa hilirisasi energi bersih bukan hanya agenda industri, tetapi juga strategi pembangunan wilayah. Diversifikasi produk berbasis komoditasdomestik memperluas manfaat ekonomi hingga ke tingkat hulu, termasuk petani danpelaku usaha lokal. Di sisi lain, dukungan terhadap transisi energi juga menguat dari kalangan masyarakatsipil. Foreign Policy Community of...
- Advertisement -

Baca berita yang ini