Ngakak! Pria Ini Kehilangan Pacarnya saat Mudik, Netizen: Kabur Kali

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ada-ada saja cerita warga +62 saat pergi mudik lebaran. Belum lama ini, viral kisah seorang pria yang kehilangan kekasihnya saat pergi mudik bersama.

Video itu viral usai diunggah akun Instagram, @lambe_turah. Pria yang tak diketahui identitasnya itu melaporkan kehilangan tersebut pada seorang security di dermaga tempat ia menunggu kekasihnya.

Mengetahui adanya kehilangan, petugas keamanan itu segera membuat pengumuman.

“Kepada saudari Via, ditunggu pacarnya di stoper dermaga lima,” kata security itu.

Nampak tak ada jawaban, petugas kemananan itu terus mencari dan mengumumkan kabar kehilangan itu.

“Saudari Via, apakah ada? Halo, halo,” ucapnya.

Sayangnya, tak diketahui bagaimana nasib kelanjutan kekasih pria itu. Namun, peristiwa ini sukses bikin netizen ngakak dan menuai beragam komentar.

“Sengaja ditinggal kali pacarnya.”

“Kabur kali ceweknya.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini