Atlet SEA Games Diminta Nggak Mudik dan Tetap di Pelatnas

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Chef de Mission kontingen Indonesia untuk SEA Games 2021, Ferry J Kono meminta semua atlet nggak mudik pada Idulfitri tahun dan tetap berada di pelatnas demi menjaga kondisi jelang terbang ke Vietnam.

Idulfitri tahun ini berdekatan dengan SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam. Untuk itu, Ferry meminta setiap federasi mengawasi atletnya agar tidak mudik.

“Ini adalah SEA Games yang tidak biasa karena Hari Raya Idul Fitri berdekatan waktunya dengan penyelenggaraan dan keberangkatan kontingen ke Vietnam. Sebagai CdM, saya mengimbau agar atlet tidak mudik dan tetap menjaga prokes,” ujarnya.

Atlet diminta tidak mudik agar bisa lebih bugar mempersiapkan diri. Dia khawatir dengan mudik tahun ini yang sangat padat karena sudah dua tahun pemerintah melarang mudik terkait pandemi Covid-19.

“Takutnya jika mudik akan terjebak macet sehingga mempengaruhi kondisi kebugaran atlet. Jadi mohon maaf, sebaiknya para atlet tidak melakukan mudik Lebaran untuk tahun ini. Fokus saja untuk SEA Games Vietnam,” katanya.

Tim Indonesia untuk SEA Games Vietnam berkekuatan 499 atlet yang akan berpartisipasi pada 32 dari 40 cabang olahraga yang dipertandingkan. Kontingen Indonesia ada penambahan atlet dengan masuknya futsal putra (14), balap sepeda (6), dan renang (1).

Rombongan besar kontingen Indonesia untuk SEA Games dijadwalkan bertolak ke Vietnam pada 10-11 Mei, sebelum upacara pembukaan dimulai pada 12 Mei.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini