Serial Apple TV+ ‘Pachinko’ Resmi Dibuatkan Season 2

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Drama ‘Pachinko’ kabarnya resmi dibuat hingga ke season dua. Hal ini sudah dikonfirmasi langsung oleh produser Soo Hugh.

Melansir dari Allkpop, drama yang diadaptasi dari novel terlaris karya Min Jin Lee ini belum diketahui total episode untuk season keduanya. Namun menurut Soo Hugh, sudah dipastikan akan segera dirilis melalui platform layanan streaming yang sama.

Soo Hugh menyampaikan sehubungan dengan pembaruan serialnya bahwa ia bahagia karena dapat terus menceritakan kisah luar biasa dari keluarga yang gigih dari drama ‘Pachinko’.

“Merupakan suatu kehormatan untuk dapat terus bekerja dengan para pemain dan kru yang luar biasa ini,” katanya.

Drama ini dibintangi oleh Lee Min Ho, Youn Yeo Jung, Kim Min Ha, Jung Eun Chae, dan masih banyak lagi.

‘Pachinko’ mengisahkan tentang perjalanan keluarga imigran Korea di empat generasi dari Korea, ke Jepang, dan Amerika Serikat. Selama berimigrasi ketiga tempat, keluarga ini telah menyaksikan perang, perdamaian, cinta, patah hati, kemenangan, dan penghakiman.

Season pertama dari seri ini telah tamat pada 29 April 2022 dengan total delapan episode.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini