Anna Maria Sieklucka Blak-blakan soal Adegan Seks di ‘365 Days: This Day’

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sekuel ‘365 Days’ sudah rilis di Netflix. Seperti film sebelumnya, sekuel bertajuk ‘365 Days: This Day’ juga dipenuhi adegan panas.

Anna Maria Sieklucka yang berperan sebagai Laura di film tersebut menceritakan di balik layar adegan panasnya bersama Michele Morrone yang berperan sebagai Massimo.

Banyak yang menduga Anna sangat menikmati adegan panas tersebut. Kenyataannya adalah, dia merasa canggung harus melakukan adegan tersebut.

“Seks di set tidak menggairahkanku karena itu adalah pekerjaan kami, dan kami selalu canggung dan stres. Ini benar-benar bukan sesuatu yang menyenangkan,” ujarnya.

“Kita harus memberikan kesempatan kepada penonton untuk percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi di sana adalah nyata,” katanya.

Saking panasnya adegan seks di kedua film tersebut, Anna dan Michele dituding menjalin asmara di luar proses syuting. Tapi, Anna membantah tudingan tersebut. Dia mengaku saat ini sedang menjalani kasih dengan Lukasz Witt-Michalowsk. Hubungan tersebut sudah berjalan satu tahun.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini