Wajib Tahu, Presiden Putin Pernah Punya Besan Tentara Anggota NATO

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Meski sekarang menjadi lawannya, Presiden Rusia Vladimir Putin ternyata pernah punya besan tentara anggota NATO.

Hal itu terjadi saat putri sulungnya, Maria Vorontsova, menikah dengan Jorrit Joost Faassen pada 2008.

Jorrit adalah putra dari Jozef Faassen, seorang kolonel Angkatan Laut Belanda yang menjadi anggota NATO.

Jorrit Faassen and Vorontsova mempunyai seorang anak yang lahir pada Agustus 2012.

Mereka kemudian tinggal di sebuah penthouse di Kawasan Voorschoten, Zuid Holland, Belanda.

Pada 2014, Vorontsova diusir dari Belanda setelah pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan 17 ditembak jatuh di Ukraina.

Setahun berikutnya, mereka dilaporkan tinggal di Moskow, Rusia. Namun tahun ini Jorrit dan Maria dilaporkan bercerai.

Meski begitu, Maria Vorontsova gemar bepergian ke negara-negara Eropa sehingga Putin harus melarangnya meninggalkan Rusia.

Kuat dugaan Maria tidak ingin kembali lagi ke Rusia.

Jorrit Fassen, putra Josef Fassen yang pernah menikahi Maria Vorontsova. (biographymask)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini