Ngeri! Modus Pelecehan Seksual Berkedok Endorse Legging, Wanita Hati-hati

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jagat maya dihebohkan dengan kisah seorang wanita yang mengaku hampir mengalami pelecehan seksual. Kisah itu dibongkar oleh pengguna TikTok, @jinggaarshabidari.

Pengguna TikTok itu mengungkapkan dirinya ditawari sebuah brand ternama untuk melakukan promosi atau endorse.

Namun, pengguna TikTok itu merasa ada yang janggal ketika mulai berkomunikasi via direct message (DM).

“Sejujurnya ini mencurigakan tapi aku nggak mau judge jadi aku langsung viev profilenya dia,” ungkapnya.

Pengguna TikTok itu pun melihat akun tersebut dan mengklaim aalah agensi model JIK Agency dan menautkan link ji.models.com.

Tak sampai di situ, ia juga mersa heran lantaran uang Rp400 juta yang ditawarkan namun tidak ada pembahasan kontrak apapun.

“Kami mau tawarkan untuk brand zara leggings, kakak akan dikontrak 1 tahun dengan pembayaran 400 juta, ini gue ngakak,” ungkapnya.

Akun itu pun terus mencoba menghubungi pengguna TikTok tersebut hingga akhirnya membahas soal bagian tubuh yang diangap tidak etis.

“Padahal body kakak bagus, nggak besar nggak kecil, ini baca aja, geli,” bebernya.

Sontak, kisah ini membuat gadis itu merasa ngeri. Ia pun meminta para wanita di luar sana untuk lebih berhati-hati dengan modus terbaru pelecehan seksual ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih Tumbuh dari Kebutuhan Warga

Oleh: Yusuf Rinaldi*Pembangunan ekonomi desa terus menjadi prioritas pemerintah sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintahmemastikan petani memperoleh pupuk tepat waktu, ibu rumah tangga menikmatiharga sembako yang terjangkau, pelaku usaha mikro memiliki akses pasar yang lebih luas, serta masyarakat desa semakin mudah menjangkau layanan keuangan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, komitmen tersebutdiwujudkan melalui penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu meningkatkankesejahteraan, memperkuat kemandirian desa, dan mendorong pemerataanpembangunan sesuai potensi masing-masing wilayah.Keseriusan itu tampak jelas sejak awal. Dalam rapat terbatas bersama...
- Advertisement -

Baca berita yang ini