Ingin Jadi PNS? Daftar Sekolah Kedinasan 2022 Sudah Buka, Ini Cara Daftarnya

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Jadi PNS adalah cara mudah untuk bisa meraih cita-cita. Tak heran, profesi sebagai aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai BUMN menjadi incaran anak muda di Indonesia.

Nah, cara pintas jadi PNS bisa melalui sekolah kedinasan. Bagi kalian lulusan SMTA yang berprestasi,  Sekolah kedinasan masih membuka pendaftaran untuk tahun ajaran 2022/2023.

Ada 30 sekolah kedinasan yang membuka pendaftaran tahun 2022. Pendaftaran sekolah kedinasan 2022 ini hanya melalui https://dikdin.bkn.go.id/.

Pendaftaran sekolah kedinasan tahun 2022 untuk memperebutkan 7.080 formasi yang tersedia di 30 sekolah kedinasan.

Proses pendaftaran sekolah kedinasan sejak Sabtu 9 April 2022 mulai pukul 09.22 WIB melalui portal Sistem Seleksi Sekolah Kedinasan pada tautan https://dikdin.bkn.go.id/.

Kebijakan pelamar hanya dapat mendaftar pada satu dari 30 sekolah kedinasan yang tersedia masih berlaku.

Deputi Bidang Sumber Daya (SDM) Aparatur, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Alex Denni mengingatkan setiap pelamar untuk dapat menyiapkan diri dengan semaksimal mungkin. Salah satunya adalah dengan memahami alur seleksi sekolah ikatan dinas serta persyaratan dan ketentuan.

Adapun 30 sekolah kedinasan yang membuka pendaftaran pada tahun ini berada di bawah naungan delapan instansi. Sama seperti tahun lalu, instansi tersebut adalah Kementerian Dalam Negeri; Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM); Kementerian Keuangan; Badan Pusat Statistik; Badan Intelijen Negara; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika; Badan Siber dan Sandi Negara; dan Kementerian Perhubungan.

Alex menjamin seluruh rangkaian seleksi sekolah kedinasan secara transparan, objektif, kompetitif, tidak diskriminatif, serta bebas dari unsur korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Ia juga mengingatkan kepada setiap pelamar untuk selalu berhati-hati terhadap tindak penipuan yang mungkin terjadi dalam seleksi sekolah kedinasan ini.

Berikut Formasi Sekolah Kedinasan Tahun 2022

Kementerian Dalam Negeri 

  • Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN): 1.230 formasi

Kementerian Keuangan

  • Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN-STAN): 750 formasi

Kementerian Hukum dan HAM

  • Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip): 300 formasi
  • Politeknik Imigrasi (Poltekim): 300 formasi

Badan Pusat Statistik

  • Politeknik Statistika STIS: 500 formasi

Badan Intelijen Negara

  • Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN): 300 formasi

Badan Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika

  • Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG): 250 formasi

Badan Siber dan Sandi Negara

  • Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN): 100 formasi

Kementerian Perhubungan: 3.350 formasi

  • – Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD)
  • – Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun
  • – Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PTKJ) Tegal
  • – Politeknik Transportasi Sungai Danau Penyeberangan (Poltektrans SDP) Palembang
  • – Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali
  • – Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta
  • – Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar
  • – Politeknik Pelayaran Surabaya
  • – Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang
  • – Politeknik Pelayaran Sumatra Barat
  • – Politeknik Pelayaran Banten
  • – Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh
  • – Politeknik Pelayaran Barombong
  • – Politeknik Pelayaran Sorong
  • – Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara
  • – Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug
  • – Politeknik Penerbangan Makassar
  • – Politeknik Penerbangan Medan
  • – Politeknik Penerbangan Surabaya
  • – Politeknik Penerbangan Jayapura
  • – Politeknik Penerbangan Palembang
  • – Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi

Jadwal Penerimaan

  • Pengumuman pendaftaran sekolah kedinasan mulai tanggal 1 – 8 April 2022
  • Pendaftaran sekolah kedinasan dibuka tanggal 9 – 30 April 2022
  • Pelaksanaan Ujian SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2022 (tentative)
  • Pelaksanaan Seleksi Lanjutan diatur oleh masing-masing Sekolah Kedinasan.

Berikut cara pendaftaran sekolah kedinasan 2022:

1. Pendaftar sekolah ikatan dinas mengakses portal sekolah kedinasan di https://dikdin.bkn.go.id/.

2. Pendaftar sekolah ikatan dinas harus membuat akun SSCASN sekolah kedinasan dengan NIK yang tervalidasi oleh Dukcapil. Kemudian cetak Kartu Informasi Akun.

3. Pendaftar sekolah ikatan dinas login ke SSCASN sekolah kedinasan menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.

4. Unggah swafoto, pilih sekolah, lengkapi nilai, unggah berkas, dan lengkapi biodata.

5. Cek resume dan cetak kartu pendaftaran.

6. Verifikator instansi memverifikasi data dan berkas pelamar.

7. Login ke SSCASN sekolah kedinasan dan cek status kelulusan administrasi.

8. Pelamar yang lulus akan mendapatkan kode billing, cek informasi pembayaran di masing-masing sekolah kedinasan.

9. Cetak kartu ujian di SSCASN sekolah kedinasan jika pembayaran telah terkonfirmasi sistem.

10. Pengumuman hasil seleksi pendaftaran sekolah ikatan dinas oleh panitia seleksi sekolah kedinasan di SSCASN.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Tegaskan Kopdes Merah Putih untukTingkatkan Kesejahteraan Desa

Oleh: Dimas Arya NugrahaPemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong penguatan ekonomi desamelalui pengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai salah satu program strategisnasional yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat akarrumput.Langkah ini bukan tanpa alasan. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal YandriSusanto menilai bahwa keberadaan Koperasi Desa Merah Putih merupakan solusi konkretdalam memperkuat struktur ekonomi desa yang selama ini masih menghadapi berbagaitantangan, mulai dari keterbatasan akses pasar hingga rendahnya nilai tambah produk lokal. Dalam pandangannya, program ini bukan sekadar inisiatif ekonomi biasa, melainkan bagiandari agenda besar negara yang membutuhkan dukungan lintas sektor dan partisipasi aktifseluruh elemen bangsa.Yandri Susanto menyampaikan bahwa pemerintah menginginkan koperasi desa tidak hanyamenjadi simbol, tetapi benar-benar berfungsi sebagai instrumen ekonomi yang memberikanmanfaat langsung kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa keuntungan yang dihasilkankoperasi akan sepenuhnya kembali ke desa, khususnya untuk kelompok masyarakatberpenghasilan rendah yang berada pada lapisan desil satu hingga lima. Dengan pendekatantersebut, koperasi diharapkan mampu menjadi alat redistribusi ekonomi yang adil danberkelanjutan.Lebih jauh, Yandri Susanto menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan regulasi yang mengatur kontribusi koperasi terhadap Pendapatan Asli Desa. Setidaknya 20 persen darikeuntungan yang diperoleh koperasi akan dialokasikan sebagai PAD, sehingga desa memilikisumber pembiayaan tambahan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Kebijakan ini merupakan turunan dari Peraturan Menteri Desa Nomor 10 Tahun 2025 yang merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, sebagai bentuk keseriusan pemerintahdalam memastikan keberlanjutan program.Yandri Susanto juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap ekosistem ekonomi desadari dominasi ritel modern. Menurutnya, kehadiran ritel besar yang tidak memberikankontribusi signifikan kepada masyarakat setempat berpotensi menggerus perputaran ekonomilokal. Oleh karena itu, pemerintah mendorong adanya pembatasan izin pendirian ritel modern di wilayah desa agar koperasi dapat berkembang secara optimal dan memberikan manfaatyang maksimal bagi masyarakat.Sementara itu, dari sisi implementasi, pemerintah terus mempercepat pembangunaninfrastruktur pendukung Koperasi Desa Merah Putih. Menteri Koperasi Ferry Juliantonomelakukan langkah konkret dengan menjalin koordinasi intensif bersama PT Agrinas PanganNusantara. Dalam pertemuannya dengan Direktur Utama Agrinas Joao Angelo De Sousa Mota di Jakarta, kedua pihak membahas percepatan pembangunan puluhan ribu geraikoperasi yang tersebar di berbagai wilayah.Ferry Juliantono menekankan bahwa sinergi antara Kementerian Koperasi dan Agrinasmenjadi kunci dalam memastikan target pembangunan dapat tercapai tepat waktu. Iamengungkapkan bahwa pemerintah akan terus mengintensifkan koordinasi melalui berbagairapat lanjutan guna mematangkan aspek operasional koperasi, termasuk sistem distribusi, tatakelola, serta integrasi dengan ekosistem logistik pangan nasional. Optimisme pun disampaikan bahwa dengan perencanaan yang matang, koperasi desa akan mampu beroperasisecara efektif setelah seluruh fasilitas pendukung selesai dibangun.Pembangunan gerai koperasi tersebut mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun2025 yang secara khusus mengatur percepatan pembangunan fisik, pergudangan, sertakelengkapan fasilitas koperasi. Dalam kebijakan ini, PT Agrinas Pangan Nusantara diberikanmandat untuk melaksanakan pembangunan dengan skema padat karya, sehingga tidak hanyamempercepat realisasi proyek, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat.Ferry Juliantono juga menyoroti pentingnya penyusunan standar operasional yang jelas untuksetiap unit usaha koperasi, termasuk gerai obat dan layanan klinik. Hal ini dinilai pentinguntuk menjaga kualitas layanan sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadapkoperasi sebagai lembaga ekonomi yang profesional dan terpercaya.Di sisi lain, Direktur Utama Agrinas Joao Angelo De Sousa Mota melaporkan perkembanganpembangunan gerai koperasi yang menunjukkan progres signifikan. Hingga saat ini, puluhanribu unit gerai telah dibangun, dengan ribuan di antaranya telah selesai sepenuhnya. Iamenyampaikan optimisme bahwa dalam waktu dekat, jumlah gerai yang rampung akan terusbertambah secara signifikan seiring dengan percepatan pembangunan yang terus dilakukan.Joao Angelo De Sousa Mota juga mengungkapkan bahwa sistem pengelolaan koperasi akanmengadopsi praktik terbaik dari berbagai negara, seperti Spanyol dan Singapura, denganfokus pada digitalisasi dan transparansi. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkanefisiensi operasional sekaligus memastikan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi, sehingga mampu bersaing di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini