Persipura Jayapura Tunjuk Anggota DPR RI Jadi Manajer Tim

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Persipuran Jayapura menunjuk Anggota Komisi I DPR RI, Yan Mandenas sebagai manajer tim untuk mengarungi kompetisi Liga 2 musim depan.

Persipura harus rela degradasi ke Liga 2 musim depan setelah tampil mengecewakan di Liga 1 musim ini. Bergerak cepat, tim Mutiara Hitam menunjuk Yan Mandenas sebagai manajer tim.

Keputusan menunjuk Yan Mandenas sebagai manajer tim diambil setelah manajemen melakukan rapat. Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano membeberkan alasan di balik penunjukan Yan Mandenas.

“Setelah kami pertimbangkan secara seksama, melihat beberapa aspek, dan prioritas kepentingan tim, kami melalui rapat manejemen telah memutuskan, manejer tim Persipura Jayapura yang baru, yaitu, saudara Yan Mandenas, seorang anak muda Papua yang punya spirit bagus, pengetahuan baik, kemampuan komunikasi yang tidak diragukan, dan sudah pasti tidak punya kepentingan apapun atau kepentingan lain dengan Persipura Jayapura,” ujarnya.

“Kami dengar juga ada usulan beberapa nama lain, tapi kami perlu lebih teliti untuk memutuskan, karena kita harus hindari bila ada kepentingan-kepentingan lain di luar sepak bola, dan kami meyakini Yan Mandenas akan komitmen untuk itu,” katanya.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Yan Mandenas, dan dia sudah menyatakan kesiapan untuk tugas ini. Dalam waktu dekat kami akan bertemu untuk membahas apa saja yang penting untuk kesiapan tim dan hal lain yang juga penting baik untuk Yan Mandenas sebagai manejer, maupun untuk tim Persipura dalam persiapannya,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Scaling Rural Health: Potensi Besar Kopdes dalam Layanan Kesehatan

Oleh : Doni AriawanDi tengah tantangan pemerataan layanan kesehatan di Indonesia, wilayah pedesaanmasih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari akses fasilitas hingga tenagamedis. Jarak yang jauh, infrastruktur yang belum memadai, serta keterbatasaninformasi menjadi hambatan utama bagi masyarakat desa untuk mendapatkanlayanan kesehatan yang layak. Dalam konteks ini, munculnya Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai lembaga ekonomi berbasis komunitas menawarkanpotensi baru yang belum banyak dimaksimalkan, khususnya dalam mendukunglayanan kesehatan di tingkat lokal.Kehadiran Kopdes Merah Putih nantinya diharapkan akan menjadi penggerakekonomi desa, membantu masyarakat dalam hal simpan pinjam, distribusi kebutuhanpokok, hingga pemasaran hasil pertanian. Namun, perannya dapat diperluas menjadilebih strategis dengan masuk ke sektor kesehatan. Dengan jaringan yang dekatdengan masyarakat dan tingkat kepercayaan yang tinggi, Kopdes Merah Putih memiliki posisi unik untuk menjadi jembatan antara layanan kesehatan formal dan kebutuhan riil warga desa.Salah satu bentuk kontribusi Kopdes Merah Putih dalam layanan kesehatan adalahmelalui penyediaan fasilitas kesehatan dasar, seperti klinik desa atau pos kesehatanterpadu yang dikelola secara mandiri. Kopdes Merah Putih dapat bekerja samadengan tenaga medis setempat untuk menyediakan layanan pemeriksaan rutin, imunisasi, hingga edukasi kesehatan. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu selalubergantung pada puskesmas yang mungkin lokasinya jauh atau memiliki antreanpanjang.Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono menjelaskan Kopdes Merah Putih akandilengkapi gerai obat dan klinik desa. Menurut dia, saat ini minim obat dan minim fasilitas kesehatan di desa-desa, kemudian masih banyak masyarakat desa yang tidak tercakup oleh BPJS...
- Advertisement -

Baca berita yang ini