Kementerian Kesehatan Harus Pastikan Ketersediaan Vaksin Covid-19 di Berbagai Daerah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kementerian Kesehatan harus memastikan ketersediaan vaksin di berbagai daerah terjamin sebab selama Ramadan percepatan vaksinasi Covid-19 bisa tercapai melalui masjid dan musala.

Hal itu diyakini Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, yang dikutip Sabtu 2 April 2022.

Apalagi, Majelis Ulama Indonesia sudah mengeluarkan fatwa yang menyebutkan vaksin tidak membatalkan puasa.

“Momentum pelaksanaan ibadah salat tarawih berjamaah di masjid dan musala, bisa menjadi medium untuk melakukan vaksinasi,” kata Moeldoko.

Hal tersebut semakin memungkinkan karena para tokoh agam menyatakan siap mendukung vaksinasi Covid-19.

Moeldoko juga meminta Kementerian Kesehatan memastikan ketersediaan vaksin di berbagai daerah.

Dia mengingatkan jangan sampai animo masyarakat untuk memperoleh vaksin, tidak diimbangi dengan pasokan vaksin di lapangan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sidak Ramadan sebagai Instrumen Stabilitas Pasar

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Setiap memasuki bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri, pemerintahmemastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga melaluilangkah pengawasan yang aktif dan terukur. Peningkatan aktivitas konsumsimasyarakat dipandang sebagai momentum positif yang mencerminkan perputaranekonomi yang dinamis. Dalam kerangka tersebut, inspeksi mendadak (sidak) menjadi instrumen strategis untuk memperkuat tata kelola pangan, memastikandistribusi berjalan lancar, serta menjaga keterjangkauan harga bahan pokok. Kehadiran langsung pemerintah di lapangan menegaskan komitmen kuat dalammelindungi kepentingan masyarakat, memperkuat transparansi rantai pasok, sertamembangun kepercayaan publik terhadap sistem pangan nasional yang tangguhdan responsif. Langkah tersebut terlihat nyata ketika Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, turun langsung melakukan pemantauan di Pasar Jonggol, yang selama ini dikenal sebagai pasar penyangga bagi wilayah Bogor, Bekasi, hingga Jakarta. Kehadiran pejabat tinggi di titik distribusi akhir menunjukkan bahwapemerintah mengedepankan pengawasan berbasis kondisi riil lapangan. SarwoEdhy menegaskan bahwa selama Ramadan pemerintah tidak boleh lengah dan harus memastikan harga tetap terkendali serta distribusi berjalan lancar. Jika ditemukan ketidaksesuaian, langkah pembenahan akan segera dilakukan di lokasi. Hasil pemantauan memperlihatkan mayoritas komoditas pangan strategis beradadalam kondisi relatif stabil. Harga beras medium lokal berada di kisaran Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp14.500 per...
- Advertisement -

Baca berita yang ini