Sabar Ya! Debut Akting Jaehyun NCT dalam Drama ‘Dear.M’ akan Tayang Perdana di Jepang Lebih Dulu Nih

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Akhirnya jadi tayang setelah sempat ditunda. Drama ‘Dear M’ dikabarkan akan tayang di Jepang lebih dulu sebelum tayang di Korea.

Melansir dari Koreaboo, tim produksi drama ‘Dear M’ memutuskan untuk menayangkan acara tersebut di Jepang, bukan Korea. Mereka baru-baru ini dikabarkan telah memulai persiapan untuk penayangan drama tersebut.

Menurut laporan dari JTBC, ‘Dear M’ akan disiarkan di Jepang pada paruh kedua tahun 2022.

Awalnya, drama ini rencananya dijadwalkan tayang pada Februari 2021. Namun, karena tuduhan bullying terhadap Park Hye Su, KBS akhirnya memutuskan untuk menunda siaran acara tersebut.

Sementara itu, drama ini merupakan cerita tentang percintaan remaja yang menunjukkan kehidupan universitas dari empat mahasiswa saat mereka mencari ‘M’, yang merupakan penulis postingan komunitas yang mengguncang kampus.

Drama ini dibintangi oleh Jaehyun NCT, Park Hye Su, Roh Jeong Eui, Woo Da Vi, dan Lee Jinhyuk UP10TION. Mereka semua merupakan pemeran utama dalam drama ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi: Dari Sumber Daya ke Kesejahteraan Rakyat

Oleh: Bima Cahya Saputra *)Hilirisasi sumber daya alam telah menjadi poros penting dalam strategi pembangunan ekonomiIndonesia yang berorientasi pada nilai tambah. Selama bertahun-tahun, pola ekonomi berbasisekspor bahan mentah menempatkan Indonesia dalam posisi rentan terhadap fluktuasi hargaglobal dan ketergantungan pada industri luar negeri. Oleh karena itu, transformasi menujuhilirisasi bukan sekadar pilihan kebijakan, melainkan kebutuhan struktural untuk memperkuatfondasi ekonomi nasional. Dalam konteks ini, hilirisasi menjadi jembatan yang menghubungkan kekayaan sumber daya dengan peningkatan kesejahteraan rakyat secarakonkret. Dengan arah kebijakan yang tepat, Indonesia memiliki peluang besar untuk keluardari jebakan negara pengekspor bahan mentah menuju negara industri yang berdaya saingtinggi.Lebih lanjut, sektor kelapa sawit menjadi contoh konkret bagaimana hilirisasi mampumenggerakkan roda ekonomi secara inklusif dan berkelanjutan. Kementerian Pertanian melalui Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Moch Arief Cahyono, menegaskan bahwahilirisasi crude palm oil merupakan strategi kunci dalam memperkuat ekonomi nasionalsekaligus mendorong kemandirian energi. Indonesia yang menguasai lebih dari 60 persenproduksi global CPO memiliki posisi tawar strategis untuk mengendalikan rantai nilai industrisawit dunia. Dengan memperkuat sektor hilir, Indonesia tidak lagi hanya menjadi pemasokbahan baku, tetapi bertransformasi menjadi produsen produk turunan bernilai tinggi sepertibiodiesel dan oleokimia. Lebih lanjut, Moch Arief Cahyono juga menekankan bahwa kekuatan sumber daya sawit yang dimiliki Indonesia membuka peluang besar untuk menentukan arah pasar energi alternatifglobal yang lebih berkelanjutan. Tingginya kebutuhan dunia terhadap energi berbasis nabatimenjadikan Indonesia sebagai aktor kunci dalam transisi energi global. Dalam kerangkatersebut, hilirisasi tidak hanya memperkuat struktur industri nasional, tetapi juga menciptakanefek ekonomi berantai yang luas. Lapangan kerja baru terbuka, investasi meningkat, sertaaktivitas ekonomi daerah ikut terdorong secara signifikan. Dengan demikian, hilirisasi sawittidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pemerataan kesejahteraan.Di sisi lain, penguatan hilirisasi pada sektor energi, khususnya minyak dan gas, menjadilangkah strategis dalam memperkokoh ketahanan ekonomi nasional. Pengamat KebijakanPublik, Dr. Eko Wahyuanto, menilai bahwa penguasaan hilirisasi migas berbasis industri hijaumerupakan visi pembangunan yang bertujuan memutus rantai eksploitasi bahan mentahdomestik. Transformasi dari sektor hulu ke hilir akan mengubah wajah Indonesia dari negara konsumen menjadi negara produsen energi bernilai tambah. Dengan membangun industri yang memiliki kedalaman struktur dari hulu hingga hilir, Indonesia akan memiliki daya tahanekonomi yang lebih kuat. Hal ini menjadi krusial di tengah dinamika global...
- Advertisement -

Baca berita yang ini