Kabar Baik, Indonesia Dipercaya WHO Jadi Pusat Produksi Vaksin Covid-19 di Asia Tenggara

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan kabar baik dari organisasi kesehatan dunia atau WHO.

Lembaga itu memberi sinyal agar Indonesia menjadi hub atau pusat produksi vaksin Covid-19 di Asia Tenggara.

Vaksin yang dibuat di Indonesia pun bukan dengan platform inactivated virus atau virus mati seperti Sinovac, tetapi melalui teknologi yang lebih baru.

Vaksin yang dibuat di Indonesia tersebut dengan platform mRNA.

Menurut Erick, kepercayaan WHO itu berkat sinergitas yang baik antara Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Luar Negeri.

“Kolaborasi yang baik antara Menkes, Menlu dan kami dari BUMN, membuat WHO memberi kepercayaan kepada Indonesia untuk membuat vaksin dengan platform mRNA,” ujar Erick di Jakarta, Kamis 24 Februari 2022.

Produksi itu nanti akan dipercayakan kepada PT Bio Farma yang sudah memiliki pengalaman memproduksi vaksin lain.

Pembuatan vaksin mRNA menggunakan komponen materi genetik yang direkayasa agar menyerupai kuman atau virus tertentu.

Dengan demikian, vaksin ini dapat memicu reaksi kekebalan tubuh layaknya virus dan kuman yang dilemahkan pada vaksin biasa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini