Terungkap, Vicky Prasetyo Pernah Ajak Ayu Azhari Nikah Siri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Membahas Vicky Prasetyo memang nggak ada habisnya. Terungkap, sang gladiator ternyata pernah mengajak Ayu Azhari nikah siri.

Ayu Azhari membeberkan pernah diajak nikah siri oleh Vicky. Hal itu terjadi jauh sebelum Vicky menikah dengan Kalina Oktarani, yang kini sudah menjadi mantan istri.

Saat itu Vicky mengajak Ayu Azhari makan bersama membahas pekerjaan. Di sela-sela pembicaraan pekerjaan, Vicky mengajak Ayu Azhari nikah siri.

Tentu saja ajakan Vicky membuat Ayu Azhari kaget, pasalnya saat itu dan hingga kini masih berstatus suami dari Mike Tramp.

“Aku ditawari jadi istrinya, diajak nikah siri. Aku kan udah punya suami,” kata Ayu Azhari.

Ayu mengatakan, Vicky tak peduli dengan statusnya yang sudah punya suami. “Enggak apa-apa, kan lagi jauh. Kita halalin dulu aja,” ucap Ayu, menirukan perkataan Vicky.

Meski menolak ajakan menikah siri, Ayu mengaku Vicky sosok yang baik. Dia nggak kaget banyak wanita yang terpikat dengannya.

“Mungkin banyak perempuan cantik tergoda. Orangnya ada kelebihan baik banget. Tapi mukanya sih lama-lama kalau dilihat menarik juga,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini