Terungkap, Vicky Prasetyo Pernah Ajak Ayu Azhari Nikah Siri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Membahas Vicky Prasetyo memang nggak ada habisnya. Terungkap, sang gladiator ternyata pernah mengajak Ayu Azhari nikah siri.

Ayu Azhari membeberkan pernah diajak nikah siri oleh Vicky. Hal itu terjadi jauh sebelum Vicky menikah dengan Kalina Oktarani, yang kini sudah menjadi mantan istri.

Saat itu Vicky mengajak Ayu Azhari makan bersama membahas pekerjaan. Di sela-sela pembicaraan pekerjaan, Vicky mengajak Ayu Azhari nikah siri.

Tentu saja ajakan Vicky membuat Ayu Azhari kaget, pasalnya saat itu dan hingga kini masih berstatus suami dari Mike Tramp.

“Aku ditawari jadi istrinya, diajak nikah siri. Aku kan udah punya suami,” kata Ayu Azhari.

Ayu mengatakan, Vicky tak peduli dengan statusnya yang sudah punya suami. “Enggak apa-apa, kan lagi jauh. Kita halalin dulu aja,” ucap Ayu, menirukan perkataan Vicky.

Meski menolak ajakan menikah siri, Ayu mengaku Vicky sosok yang baik. Dia nggak kaget banyak wanita yang terpikat dengannya.

“Mungkin banyak perempuan cantik tergoda. Orangnya ada kelebihan baik banget. Tapi mukanya sih lama-lama kalau dilihat menarik juga,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Anggaran Pendidikan Naik, Bukan Turun: Meluruskan Isu MBG dan APBN 2026

Oleh : Dr. Ahmad Budidarma, S.Kom, MM Penelaah Teknis Kebijakan Direktorat Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemdikdasmen Belakangan ini, ruang publik diramaikan oleh narasi bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah “menggerus” anggaran pendidikan. Isu tersebut menyebar luas di media sosialdan sebagian ruang diskusi publik, memunculkan kekhawatiran bahwa komitmen negara terhadap sektor pendidikan tengah mengalami penurunan. Kekhawatiran ini tentu dapatdipahami. Pendidikan adalah fondasi masa depan bangsa; setiap perubahan alokasi anggaranselalu sensitif dan mudah memicu respons emosional. Namun, bila kita merujuk pada dokumen resmi pemerintah dalam Rancangan APBN 2026 serta penjelasan yang disampaikan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, fakta yang muncul justru sebaliknya: anggaran pendidikan tahun 2026 mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah tetap menjaga amanat konstitusi untuk mengalokasikan sekurang-kurangnya 20 persen dari total belanja negara untuk fungsi pendidikan. Artinya, secara normatif dan fiskal, komitmen tersebut tetap terpelihara. Kenaikan ini juga tercermin pada pagu anggaran Kementerian Pendidikan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini