Tinggal Nggak Satu Rumah, Maia Estianty Diterpa Isu Cerai

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pernikahan Maia Estianty dan Irwan Mussry dihantam kabar perceraian karena keduanya nggak tinggal satu rumah setiap hari.

Maia mengakui tak tinggal satu rumah setiap hari dengan sang suami. Beberapa hari mantan suami Ahmad Dhani itu tinggal di rumahnya, dan sebagian lagi di apartemen bersama suaminya.

“Netizen bilang ini pasangan mau cerai atau gimana? Karena menurut mereka (tinggal di rumah berbeda) itu aneh,” kata Maia, di channel YouTube Boy William.

“Pernikahan kami di awal. aku sudah bilang anak-anak disini, kamu disana (apartemen). Aku akan mondar-mandir,” ujarnya.

Maia menyebut, sang suami tak mempermasalahkan keputusannya tersebut. Kondisi ini sudah disepakati sejak awal pernikahan.

“Senin sampai Rabu (Irwan Mussry) sibuk kerja, ya gue ngapain? Mending sama anak-anak. Kalau weekend kan sudah nggak kerja,” ucapnya.

“Saat pacaran aku bilang, aku adalah orang yang cuek dan nggak cari orang, dia juga begitu, nggak suka dicari. Ini pernikahan yang terberkati,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Tekanan Global terhadap Rupiah dan Strategi Pemerintah Menjaga Stabilitas

Oleh: Dewi Hesti*) Di tengah dinamika ekonomi global yang terus bergerak dinamis, nilai tukar rupiah turutmenyesuaikan diri dengan berbagai perkembangan internasional, termasuk penguatandolar Amerika Serikat dan perubahan arus modal global. Kondisi ini merupakanfenomena yang juga dialami banyak mata uang negara berkembang. Meski demikian, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat berkat fondasimakroekonomi yang semakin solid, didukung oleh stabilitas inflasi, pertumbuhanekonomi yang terjaga, serta sistem keuangan yang semakin kuat. Pergerakan nilai tukar rupiah pada dasarnya mencerminkan dinamika pasar keuanganglobal yang semakin terintegrasi. Ketika investor meningkatkan minat terhadap asetberbasis dolar, sebagian arus modal internasional memang menyesuaikan arahinvestasinya. Namun situasi tersebut lebih merefleksikan perubahan sentimen global dibandingkan kondisi fundamental ekonomi domestik. Stabilitas ekonomi nasional tetapterjaga dengan baik berkat kinerja sektor riil yang produktif serta kebijakan ekonomiyang konsisten dan adaptif. Dalam menghadapi dinamika tersebut, pemerintah bersama Bank Indonesia terusmemperkuat koordinasi kebijakan guna menjaga stabilitas nilai tukar sekaligusmempertahankan kepercayaan pelaku pasar. Berbagai instrumen kebijakan moneterdan stabilisasi pasar dijalankan secara terukur agar pergerakan rupiah tetap selarasdengan fundamental ekonomi nasional. Pendekatan yang tenang, terukur, dan berbasiskoordinasi ini menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikanIndonesia tetap tumbuh kuat di tengah perubahan global. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan terkait potensi tekananekonomi akibat konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel, ia memastikanakan mengambil kebijakan yang bisa meredam dampak lonjakan harga minyak ketikaharga sudah di luar kendali Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) nantinya. Ia juga menekankan bahwa saat ini pemerintah terus menjaga fundamental ekonomiagar tetap kuat sehingga para investor diharapkan tidak panik terhadap pergerakanpasar saat ini. Berbagai indikator ekonomi juga menunjukkan bahwa perekonomiannasional dalam kondisi yang baik. Pendekatan kebijakan tersebut mencerminkan upaya pemerintah dalam menjagakeseimbangan antara stabilitas pasar...
- Advertisement -

Baca berita yang ini