Sedang Hamil, Siti Badriah Positif Covid-19 Omicron

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Siti Badriah terpapar Covid-19 saat sedang hamil. Dari hasil tes PCR, tiga dari enam yang menjalani tes di rumahnya positif.

Siti Badriah mengaku positif varian Omicron diawali dengan gejala sakit tenggorokan dan mual. Hal itu dia ungkapkan dalam postingan di Instagram.

“Awal bulan kenalan sama si omicron. Baik-baik ya Omicron sama mommy fruity,” tulis Siti.

Dalam instagram Story, penyanyi yang akrab disapa Sibad menjelaskan gejala apa yang dirasakan sebelum dinyatakan positif Covid-19.

“Tenggorokan aku ngerasa sakit banget, terus mual, dan eneg gitu rasanya. Dikirain masuk angin atau ibu hamil kan biasa mual. Abis itu aku dikasih koyo sama suamiku, terus tidur deh,” katanya.

“Nah udah besoknya tenggorokan makin nggak enak, pilek mampet parah, nggak tau mungkin kris sudah feeling. Kita selalu sedia antigen di rumah. Langsunglah dia colokin, eh ternyata hasilnya positif. Dia langsung swab sendiri juga alhamdulillah negatif,” ujarnya.

“Langsung panik. Seisi rumah dia colok semua dan hasilnya 3 positif dan 3 negatif. Langsung kita berangkat buat PCR, dan hari ini baru keluar hasilnya sama sesuai dengan alat antigen di rumah,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini