Hasil Mengecewakan, Persija Pecat Angelo Alessio

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Manajemen Persija memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Angelo Alessio. Pria asal Italia itu dinilai gagal mengangkat prestasi tim berjuluk Macan Kemayoran.

Kebersamaan Persija dan Alessio berakhir lebih cepat. Jelang pekan ke-21 Liga 1, manajemen mengambil keputusan berat tersebut. Performa tim yang tak kunjung meningkat meski sudah kedatangan pemain baru berkualitas menjadi alasannya.

Setelah mengoleksi 25 poin di putaran pertama dari enam kemenangan, tujuh hasil seri, dan empat kekalahan, Persija hanya menambah empat poin dari tiga laga awal putaran kedua.

Diawali dengan kemenangan 2-1 atas PSIS (6 Januari 2022), kemudian takluk 1-2 dari Persipura (11 Januari) dan imbang 1-1 dengan Persela (15 Januari).

Presiden Klub Persija, Mohamad Prapanca, mengucapkan terima kasih kepada Alessio. Dia berani berjuang bersama-sama dengan memberikan kesempatan kepada para pemain akademi Persija untuk ambil bagian di Liga 1 musim ini. Alhasil, para pemain muda semakin matang dan sebagian sudah siap menjadi andalan.

“Keputusan ini diambil murni karena alasan profesional. Persija memerlukan perubahan, dan ini adalah salah satu bagian yang harus dilewati untuk mengubah Persija ke arah yang lebih baik,” ujar Prapanca.

“Terlepas dari hasil yang memang tidak memuaskan, kami juga ingin berterima kasih kepada Angelo Alessio karena berani memberikan kesempatan kepada para pemain muda Persija untuk mencicipi atmosfer Liga 1. Hal tersebut akan menjadi pondasi Persija dalam membangun tim di masa depan. Kami juga mendoakan Angelo untuk sukses dalam kariernya ke depan,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kehadiran TNI-Polri Menjadi Pilar Utama Menjaga Papua Tetap Aman dan Damai

Oleh: Yonas Kogoya*Keamanan dan stabilitas di Papua terus menunjukkan penguatan seiring meningkatnyasinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjagaketertiban wilayah. Berbagai langkah strategis yang dilakukan TNI dan Polri menjadibagian penting dari upaya negara menghadirkan rasa aman sekaligus memastikanpembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan. Situasi tersebut memperlihatkankomitmen kuat negara dalam melindungi masyarakat Papua agar dapat menjalankanaktivitas sehari-hari dengan tenang, produktif, dan penuh harapan menuju masa depanyang lebih maju.Operasi gabungan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan(Kogabwilhan) III bersama Koops Habema menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua. Keberhasilan aparat dalammempersempit ruang gerak kelompok separatis serta mengamankan berbagaiperlengkapan tempur menunjukkan bahwa upaya penegakan keamanan dilakukansecara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Langkah tersebut sekaligusmemberikan optimisme bahwa Papua semakin berada dalam kondisi yang kondusifuntuk mendukung pembangunan di berbagai sektor.Panglima Kogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto menegaskan bahwa seluruh operasikeamanan bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara aman, termasuk anak-anak yang bersekolah dan masyarakat yang bekerja membangunperekonomian daerah. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama negara adalah melindungi rakyat dan menciptakan suasana damai demi kemajuan Papua. Keamanan bukan hanya soal menjaga wilayah, tetapi juga menjaga harapanmasyarakat agar dapat menikmati pembangunan dan kesejahteraan secara merata.Keberhasilan aparat keamanan dalam menjaga wilayah strategis di Papua juga memperlihatkan semakin kuatnya koordinasi lintas sektor. Dukungan masyarakatterhadap upaya menjaga stabilitas menjadi faktor penting yang mempercepatterciptanya kondisi aman dan tertib....
- Advertisement -

Baca berita yang ini