Zodiak Keuangan 17 Januari 2022: Capricorn Gak Stabil, Dompet Virgo Kurang Pede

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Mengetahui peruntungan di masa depan menjadi hal yang kerap dilakukan orang-orang. Mereka sering mencari tahu bagaimana nasib karier, cinta dan keuangan mereka.

Salah satunya dari zodiak. Buat kamu yang penasaran dengan peruntungan kamu hari ini, tak ada salahnya mencari tahu lebih lanjut.

Berikut ramalan zodiak yang cocok untukmu hari ini!

1. Pisces

Banyak hal baik yang akan datang pada Pisces. Keburuntungan dalam keuangan juga menanti hari ini.

Pastikan untuk memperhatikan setiap hal. Kamu mungkin terlalu banyak menebak-nebak diri sendiri.

2. Sagitarius

Kamu cukup serius bekerja hari ini. Mengambil banyak pekerjaan membuat pundi-pundi kamu cukup aman.

Seorang teman juga mengajakmu memulai sebuah bisnis. Tak ada salahnya untuk kamu coba dan terapkan sendiri.

3. Capricorn

Uang mungkin sementara tidak stabil, tetapi kamu mendapatkan beberapa ide bagus tentang cara menghasilkan lebih banyak. Rencana keuanganmu juga semakin banyak.

Tak ada salahnya menanyakan saran pada orang terdekat. Namun, berhemat harus segera dilakukan.

4. Virgo

Jika kamu mempertimbangkan untuk memulai bisnis sendiri, ini adalah saat yang tepat untuk mewujudkannya. Kamu sudah mematangkan rencana itu dengan baik.

Namun, kamu sedikit kurang percaya diri. Kamu perlu semangat dan wejangan dari para sahabat.

5. Scorpio

Aktivitas keuangan kamu menunjukkan kamu orang yang pekerja keras. Tapi, bukan ketajaman bisnis yang sebenarnya untuk menghasilkan lebih banyak uang sekarang.

Manjakan sedikit dirimu dari hasil kerja keras. Itu bisa membuat kamu lebih semangat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG dan Komitmen Pemerintah dalam Transparansi Anggaran Jaminan Gizi Berkualitas

Oleh: Dhita Karuniawati )* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah terus diperkuat dari sisitata kelola anggaran agar pelaksanaannya berjalan transparan, akuntabel, dan tepatsasaran. Pemerintah menegaskan bahwa setiap komponen pembiayaan dalamprogram ini telah diatur secara ketat dan harus mengikuti standar yang telah ditetapkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa manfaat program benar-benar dirasakanoleh masyarakat, terutama anak-anak sebagai penerima utama program. Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalampelaksanaan MBG menegaskan bahwa anggaran untuk bahan makanan dalamprogram tersebut telah ditentukan secara jelas. Besaran anggaran tersebut beradapada kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi makanan, bukan Rp15.000 sepertiyang sempat beredar di masyarakat. Kebijakan ini ditetapkan agar penyedia makanandapat memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang bagi para penerima manfaat tanpamengabaikan prinsip efisiensi anggaran negara. Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi BGN, Nanik S. Deyang, mengatakan bahwa angka Rp13.000–Rp15.000 yang muncul di beberapa sumber tidakmurni untuk bahan makanan, melainkan sudah termasuk biaya operasional, insentifmitra pelaksana, serta kebutuhan pendukung lain. BGN menegaskan bahwa semua penerima manfaat tetap akan memperoleh makananyang bergizi dan aman dikonsumsi. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib mengawasi kualitas bahan makanan, memastikan menu sesuai standar gizi yang ditetapkan. Nanik mengatakan Program MBG tetap memperhatikan kelompok prioritas seperti ibuhamil, ibu menyusui, dan balita usia 6–59 bulan. Kualitas makanan menjadi prioritasutama agar tujuan gizi masyarakat tercapai secara optimal. Masyarakat juga diberikan ruang untuk melaporkan dugaan penyimpangan dalam menu MBG. BGN memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku, demi menjaga transparansi dan akuntabilitas program. Dengan penegasan ini, BGN berharap publik memahami bahwa anggaran untuk bahanmakanan MBG tetap sesuai aturan Rp8.000–Rp10.000, dan setiap penerima manfaattetap memperoleh makanan bergizi tanpa mengurangi kualitas. Selain pengaturan standar anggaran, pemerintah juga memperkuat aspek transparansimelalui pengembangan sistem pelaporan keuangan yang terintegrasi. Upaya inidilakukan untuk memastikan bahwa seluruh proses pengelolaan dana dalam program MBG dapat dipantau dan diaudit dengan lebih mudah. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Keuangan(Kemenkeu) meluncurkan E-Learning Penyusunan Laporan Keuangan pada SatuanPelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Aplikasi Pelaporan Keuangan SPPG. Hal itusesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang perbendaharaan negaradan peraturan menteri keuangan nomor 168/ PMK.05/ 2015 sttd. PMK 173/PMK.05/2016 dan PMK...
- Advertisement -

Baca berita yang ini