Rezeki Nomplok! Ojol Ini Dapat Tip Rp8 Juta dari Penumpang, Netizen Iri

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sering kali saat memakai kasa ojek online, kita memberikan uang tambahan sebagai tip untuk mereka. Tapi, apa jadinya jika tip yang diberikan bukan lah uang receh seperti biasanya?

Seperti yang terjadi dengan driver ojol satu ini. Kisahnya viral usai diunggah akun Instagram, @dramaojol.id.

Dalam unggahannya, seorang driver itu mengaku mendapat tip uang yang sangat banyak dari penumpangnya. Tak tanggung-tanggung, uang itu mencapai 8,9 juta Rupiah.

“Ini customer atau malaikat sih? Pas turun bilang ‘pak ini tip buat bapak karena udah nganterin saya selamat sampai tujuan’,” tulis si driver itu.

Mulanya, driver itu sempat menolak. Namun, akhirnya menerima tip itu. Ia pun kaget saat menghitung uang tersebut.

“Pas saya hitung totalnya 8,9 juta, hmm terima kasih,” ungkapnya.

Menurut data riwayat perjalanannya, penumpang itu bernama Indah dan diantar ke kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Sontak, kejadian itu viral di sosial media. Netizen pun ikut senang sekaligus iri dengan nasib driver tersebut.

“Wih rezeki nomplok.”

“Alhamdulillah berkah.”

“Terima kasih orang baik.”

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini