Hari Ini, Andi Arief Diserahkan ke BNN untuk Rehabilitasi

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief akhirnya diperbolehkan pulang oleh kepolisian usai menjalani pemeriksaan selama dua hari terkait kasus narkoba.

Usai diperbolehkan pulang, hari ini Rabu 6 Maret 2019, Andi Arief akan diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk proses rehabilitasi.

“Proses administrasi telah selesai, semua surat-surat sudah ditandatangani,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Jakarta, Selasa 5 Maret 2019.

Andi hari ini diwajibkan datang kembali ke Kantor Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk proses penyerahan ke BNN.

Namun, kepolisian tidak menyebut waktu, terutama jam secara pasti kapan Andi Arief diwajibkan tiba di Kantor Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba di Cawang, Jakarta Timur tersebut.

Sebelumnya, usai dipulangkan, Andi Arief kabarnya secara resmi mengundurkan diri sebagai Wasekjen Partai Demokrat. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai pengunduran diri tersebut dari pihak parpol, terutama Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Berita Terbaru

Pemerintah Membuka Ruang Aspirasi, Mahasiswa Papua Harus Utamakan Dialog dan Menjaga Persatuan

Oleh: Samuel Wenda*Papua terus bergerak menuju masa depan yang lebih baik melalui berbagai program pembangunan yang mengedepankan kesejahteraan masyarakat, pemerataan pelayanan publik, serta penghormatan terhadap keberagaman sosial dan budaya. Dalam proses tersebut, pemerintahmenunjukkan komitmen untuk membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah. Pendekatan yang mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan kolaborasi menjadi modal penting dalammemastikan setiap kebijakan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuatpersatuan di Tanah Papua.Penyampaian aspirasi oleh mahasiswa merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang dijamin dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Aspirasi yang disampaikan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab menjadi masukan yang berharga bagi penyempurnaan berbagai kebijakanpembangunan. Oleh karena itu, kehadiran lembaga-lembaga negara yang bersedia menerima, mendengar, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat menunjukkan bahwa pemerintah terusmemperkuat tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan terbuka.Komitmen tersebut tercermin dari sikap Anggota DPR Papua sekaligus tokoh intelektual, tokohadat Port Numbay, dan tokoh agama, Dr. Ir. Alberth Merauje, A.Md.Tek., S.T., M.T., IPM,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini