Dufan Night Dibuka Lagi, Tiket Jumat dan Sabtu Habis Terjual

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar gembira bagi warga yang ingin liburan ke Dunia Fantasi Taman Impian Jaya Ancol.  Mulai pekan ini, Dufan Night sudah dibuka kembali untuk umum. Kuota Dufan Night sebanyak 2.500 tiket per hari untuk hari Jumat dan Sabtu ini telah terjual habis.

Direktur Operasional PT Taman Impian Jaya Ancol Eddy Prastiyo mengatakan antusiasme pengunjung untuk menikmati Dufan Night sangat tinggi. ”Alhamdulillah antusiasme pengunjung sangat luar biasa, kuota sudah habis beberapa hari sebelumnya untuk Jumat dan Sabtu ini,” kata Eddy, Jumat 3 Desember 2021.

Saat ini jumlah pengujung dibatasi 2.500 orang setiap hari. Pengunjung dapat merasakan bagaimana atmosfer Dufan saat dibuka pada malam hari. Menurut Eddy, Dufan terakhir dibuka malam hari pada dua tahun lalu.

Dufan Night dihentikan selama pandemi Covid-19 di Indonesia sejak Maret 2020. Mulai Jumat, 3 Desember,

Dengan pembatasan kuota hanya 2.500 per hari, pengunjung bisa leluasa menikmati semua wahana permainan tanpa antre terlalu panjang karena waktu yang terbatas. Dufan Night hanya dibuka sejak pukul 19.00 hingga 21.00.

”Mudah-mudahan pengunjung bisa menaiki cukup banyak wahana, walaupun hanya empat jam,” kata Eko.

Ada 25 wahana populer yang dapat dinikmati pengunjung. Antara lain Arung Jeram, Bianglala, Baling-Baling, Istana Boneka, Kereta Misteri hingga Tornado pada malam hari. Selain 25 wahana tersebut, pengelola Dufan juga menampilkan pertunjukan parade elektrik dan lima panggung musik serta fire dance

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini