Toleransi di Bali Ini Dapat Pujian Netizen

Baca Juga

MINEWS.ID, JAKARTA – Aksi toleransi menjelang Hari Raya Nyepi 7 Maret 2019 diperlihatkan muslim Bali di Klungkung.

Para muslim yang rumahnya berada di sepanjang jalan menuju pantai di kawasan itu tiba-tiba saja ikut sibuk.

Mereka mengeluarkan berkardus-kardus minuman kemasan dari dalam rumah dan berama-ramai meletakkan di atas meja di depan rumah masing-masing.

Minuman itu ternyata untuk saudara-saudara kita yang beragama Hindu dan ingin melakukan upacara melasti atau penyucian diri di laut menjelang pelaksanaan Nyepi nanti.

Biasanya umat Hindu akan berendam di pantai dengan filosofi membersihkan diri dan membuang kotorannya ke laut lepas menggunakan air kehidupan.

Sepanjang perjalanannya ke pantai itu, mereka tak perlu khawatir kehausan karena warga muslim menyediakan air kemasan, gratis seperti gambar unggahan Dewa Kresna di akun twitternya @dewakresna1.

Unggahan itu langsung mendapat pujian netizen.

“Indahnya persaudaraan ini.. Smg di tempat lain jg.”

Ada juga yang menulis, “Ini baru Indonesia.”

Seorang dengan panggilan Cea Alatas melalui akun @AlatasCea bahkan menceritakan mertuanya yang muslim bahkan ikut memasak makanan saat Nyepi untuk dikirim ke tetangga mereka yang beragama Hindu.

“…tanpa mereka minta, begitu juga waktu kami mudik lebaran toko n rumah kami di jaga tetangga hindu kami 🤗,” begitu cuitannya.

Sedangkan Aisyah melalui akun @Aisyahraiasa sangat mengharapkan kondisi itu terjadi di Pulau Jawa.

“Always love Bali… pengen bangt pulau Jawa kembali kayak dulu. Adem ayem kayak Bali.”

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini