Benedict Cumberbatch Main di Serial HBO ‘Londongrad’

Baca Juga

MATA INDONESIA, HOLLYWOOD – Aktor Hollywood, Benedict Cumberbatch, akan tampil di serial HBO. Dia akan membintangi serial ‘Londongrad’ yang akan tayang di HBO.

Melansir dari Variety, serial ini diadaptasi dari buku yang bertajuk ‘The Terminal Spy’ karya Alan Cowell. Kisahnya menceritakan tentang kisah nyata Alexander Litvinenko yang merupakan agen KGB dan jadi pembelot.

Ia terbunuh karena keracunan dengan isotop radioaktif polonium-210 pada 2006 di Inggris. Nah, Benedict kabarnya akan memerankan karakter Litvinenko dan juga akan berperan sebagai produser eksekutif pada proyek ini.

Benedict Cumberbatch dikenal karena karya filmnya yang mendapatkan nominasi Oscar untuk perannya dalam drama ‘The Imitation Game’. Ia juga membintangi film-film besar seperti ‘Atonement’, ‘1917’, ’12 Years a Slave’, ‘Star Trek Into Darkness’, dan dua film ‘The Hobbit’.

Selain itu juga ia makin dikenal banyak orang setelah memainkan peran karakter Dr. Strange untuk film Marvel Cinematic Universe (MCU). Meski udah dipastikan serial tersebut bakal tayang, namun tanggal resmi perilisannya masih belum ada kabar mendetailnya.

Jadi gimana nih gaes menurut kalian?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini